Pelaku Penghinaan Minta Maaf, Young Lex Menolak Diam & Ngotot Ingin Datangi Rumah Pelaku
Meski pelaku penghinaan anak dari Young Lex sudah meminta maaf, namun pelantun 'Raja Terakhir' itu memaksa untuk bertemu dengan sang pelaku.
Penulis: Joni Irwan Setiawan
Editor: Delta Lidina Putri
Reporter: Joni Irwan Setiawan
TRIBUNSTYLE.COM - Pelaku penghinaan anak dari Young Lex sudah meminta maaf, namun pelantun 'Raja Terakhir' itu menolak diam, ia memaksa untuk bertemu dengan sang pelaku.
Beberapa waktu lalu, Young Lex dituding memplagiat MV Lay EXO.
Soal masalah ini, Young Lex sudah melakukan klarifikasi.
Namun, masalah menjadi melebar saat seorang warganet dengan akun @saniabachdim ikut menyeret dan merundung putri Young Lex dalam masalah plagiat ini.
Young Lex pun sepertinya tak bisa lagi menahan amarahnya terhadap seorang pelaku penghinaan putrinya.
Sontak, Young Lex kemudian menggelar sayembara berhadiah ratusan juta rupiah untuk siapa pun yang bisa menemukan alamat rumah pelaku.
Baca juga: NASIB Young Lex si Raja Terakhir, Niat Hati Pamer Karya, Malah Banjir Hujatan hingga Dislike
Baca juga: Profil Young Lex, Rapper Kondang Tanah Air dengan Segudang Kontroversi
Terbaru, rapper Young Lex mengabarkan bahwa pelaku yang menghina anaknya telah meminta maaf.
Bukti permintaan maaf oknum warganet itu ia unggah melalui akun Instagram miliknya, @young_lex18.
Dalam pernyataannya, pelaku bernama Sania Bachdim itu meminta maaf telah menghina anak Young Lex.
"Selamat malam kak, saya Sania Bachdim meminta maaf sebesar-besarnya atas komentar tidak sopan saya.
Saya mengakui sangat salah dalam berkomentar jahat seperti itu," tulis Sania Bachdim, Kamis (11/3).
Pemilik akun @saniabachdim itu lantas menyampaikan alasan menghina anak Young Lex.
Pelaku mengaku kesal lantaran video Raja Terakhir milik Young Lex diduga menjiplak karya idolanya, Lay EXO.
"Saya juga punya anak dan sangat merasa bersalah bisa ngomong seperti itu hanya karena K-Pop.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/young-lex-ingin-datangi-pelaku-penghinaan.jpg)