15 Emoji yang Salah Ditafsirkan, Ternyata Ini Arti Sebenarnya dari Negara Pembuat
Banyak dari kita mungkin menggunakan emoji Jepang setiap hari, benar-benar salah menafsirkan makna aslinya.
Penulis: Sinta Manilasari
Editor: Suli Hanna
Reporter: Sinta Manilasari
TRIBUNSTYLE.COM - Buat kalian pengguna aplikasi pengirim pesan tentu saja tidak asing dengan emoji.
Awalnya dibuat di Jepang, emoji digunakan di sana untuk menghemat ruang SMS.
Sekarang, karena seluruh dunia telah mengadopsinya, banyak dari ikon ini masih terkait dengan asalnya.
Banyak dari kita mungkin menggunakan emoji Jepang setiap hari, benar-benar salah menafsirkan makna aslinya.
Ini beberapa emoji yang sering disalah tafsirkan orang-orang.
1.
Ini bukan hanya huruf acak yang memiliki ikonnya sendiri, tetapi golongan darah.
Di Jepang dan Korea Selatan, orang percaya bahwa kepribadian seseorang bergantung pada golongan darah mereka.
Meskipun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung teori ini, teori ini tetap menjadi bagian penting dari budaya.
2.
Ada kepercayaan, bahwa mimpi pertama pada malam 1 Januari adalah yang paling penting.
Jika seseorang melihat Gunung Fuji, diikuti oleh elang, dan terong, keberuntungan akan mengikuti mereka selama tahun yang akan datang.
Jadi, terong ternyata adalah sayuran yang bahagia dan emoji-nya digunakan untuk menunjukkan keberuntungan.
3.
Ini bukan hanya ikon makanan penutup yang lezat, tetapi juga miniatur dari semangkuk es serut.
Ini adalah camilan Jepang populer yang sering dibumbui dengan sirup atau susu kental manis.
Camilan ini sangat populer selama hari-hari musim panas.
Berbagai toko bahkan bekerja ekstra untuk menciptakan rasa yang unik menjadikan es serut mereka jadi beda.
Namanya Kakigori.
4.
Simbol ini mungkin membingungkan, apakah ini bunga biru atau berlian?
Akan tetapi di Jepang, simbol ini biasanya diterapkan dalam konteks yang berbeda.
Artinya "imut" menjadi sangat populer karena hal-hal yang manis dan menggemaskan telah menjadi bagian dari budaya negara.
5.
Emoji ini pada awalnya mungkin terlihat seperti kue, tetapi kenyataannya, emoji ini mewakili suguhan Jepang yang populer yakni senbei.
Ini adalah kerupuk beras, diolesi kecap sebagai bumbu, dan dipanggang di atas arang.
Bagian dasarnya dibungkus dengan potongan kecil rumput laut agar kue lebih mudah dipegang.
6.
Simbol wanita dengan tangan disilangkan biasanya digunakan untuk menunjukkan jawaban yang salah atau "tidak."
Ternyata ini adalah wanita dengan lengan di atas kepalanya.
Ini melambangkan tanda bola, yang digunakan untuk menunjukkan jawaban yang benar, mirip dengan tanda centang dalam budaya Barat.
Misalnya, ketika guru bahasa Jepang memeriksa ujian siswanya, mereka akan melingkari jawaban yang benar, dan menandai jawaban yang salah dengan tanda silang.
7.
Di seluruh dunia, simbol ini digunakan untuk menunjukkan dukungan atau persetujuan seseorang, dan untuk memotivasi orang lain agar terus bekerja dengan baik.
Di Jepang, 100 bergaris bawah yang ditulis dengan warna merah banyak digunakan saat menilai ujian oleh guru.
Yakni untuk menunjukkan bahwa siswa mereka berprestasi sangat baik.
Sekarang, ketika seseorang ingin mengungkapkan harga dirinya, mereka menggunakan emoji ini.
8.
Beberapa orang mungkin menggunakan emoji ini untuk menunjukkan rumah atau hanya sebuah bangunan.
Namun, yang satu ini adalah simbol dari kantor pos Jepang.
Tanda merah di atasnya melambangkan tanda pos Jepang.
9.
Emoji ini mewakili upacara melihat bulan, festival yang diadakan di Jepang untuk menghormati bulan di musim gugur.
Pangsit ketan dan rumput pampas khas Jepang adalah hal-hal yang biasa disaksikan di perayaan ini.
10.
Yang ini jangan disamakan dengan emoji bunga sakura.
Awalnya, simbol ini berasal dari sekolah, di mana guru menggunakannya sebagai cap untuk menandai pekerjaan siswa mereka untuk menunjukkan bahwa mereka melakukannya dengan sangat baik.
Setelah diubah menjadi emoji, orang-orang mengirimkannya pada acara-acara khusus seperti Hari Ibu atau Hari Valentine untuk menunjukkan cinta dan kebahagiaan.
11.
Karena sebuah legenda lama, malam tanggal 7 Juli dianggap sebagai malam paling romantis dalam setahun.
Selama ini berlangsung acara yang disebut Festival Bintang.
Simbol populernya adalah pohon bambu yang dihiasi pita kertas dengan warna berbeda tempat orang menuliskan keinginannya.
Emoji ini dibuat untuk mewakili festival.
12.
Beberapa orang mungkin merasa bingung dengan yang ini, mengira itu adalah emoji api atau sup panas yang beruap.
Tapi sebenarnya, emoji ini mewakili onsens yakni mata air panas yang terkenal di Jepang.
Simbol ini bahkan digunakan di peta Google untuk menunjukkan lokasi resor ini.
13.
Ikon ini tidak hanya menampilkan 2 bendera yang disilangkan, tetapi juga menunjukkan hari libur resmi di Jepang.
Hal ini dapat digunakan dalam kombinasi dengan emoji lain, untuk menentukan acara yang akan datang.
Misalnya, bendera silang yang dikombinasikan dengan emoji semanggi berarti perayaan Hari Hijau Jepang.
14.
Emoji 3 pucuk bambu dengan pita melambangkan dekorasi yang terbuat dari kayu pinus dan bambu.
Selama periode Tahun Baru, ini ditempatkan di luar rumah untuk menyambut arwah leluhur dan untuk memastikan bahwa tahun yang akan datang akan makmur dan berlimpah.
15.
Dalam budaya Barat, ikon ini biasanya digunakan oleh seseorang yang sedang lelah atau ingin menunjukkan bahwa dirinya sedang tenggelam dalam pikirannya.
Orang Jepang menggunakannya untuk mengungkapkan permintaan maaf mereka dan meminta maaf, dan emoji ini melambangkan membungkuk.
(Tribunstyle.com/Manila)
Baca juga: Tiba-tiba Emoji Terong dan Buah Peach Dilarang di Facebook dan Instagram, Memang Ada Apa?
Baca juga: 11 Emoji yang Masih Salah Pemakaian oleh Kebanyakan Orang karena Salah Arti
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/emoji-terong-dan-wanita-melingkarkan-tanggan-di-kepala.jpg)