Beli TV Online Harga Murah, Pria Ini Kaget yang Datang Secarik Surat, Pesannya Buat Emosi
Seorang pria di Singapura kesal bukan main setelah membeli tv secara online dengan harga murah.
Editor: Galuh Palupi
TRIBUNSTYLE.COM - Seorang pria di Singapura kesal bukan main setelah membeli tv secara online dengan harga murah.
Bukan mendapatkan TV, barang yang datang justru sepucuk surat dengan isi pesan yang mengejutkannya.
Pria bernama Cris Ng menyebut jika isi surat tersebut perintah pengembalian yang tidak jelas.
Melansir Coconuts Singapore pada Selasa (16/2/2021), Cris Ng bercerita dia membeli Xiaomi Smart TV seharga 300 dollar Singapura (Rp 3,22 juta).
Akan tetapi, Ng malah mendapat surat dari penjual yang mengatakan tak bisa mengirim barang karena masalah logistik, dan memberikan instruksi pengembalian yang tidak jelas dari Lazada.
"Saya memesan Xiaomi tv dari Lazada, yang saya dapat hanya surat dari penjual," kata Ng.
"Saya akan membuat laporan polisi untuk penipuan. Saya tak akan pernah belanja di Lazada lagi," keluhnya.
Baca juga: VIRAL Indra Budiman Pria Asal Lombok Nikahi Bule Perancis, Beri Mas Kawin Cobek Batu dan Cerek
Pesanannya akhirnya dibatalkan, dan surat itu mengucapkan agar Ng hidup bahagia.
"Silakan hubungi customer service, jika menerima surat ini belum juga menerima barang dalam 3 hari, mungkin pesanan terlalu banyak sehingga logistik tersendat, atau gudang lainnya tak bisa mengirimkan barang," tulis surat tersebut.
"Tapi tunggu dulu 3 hari, hubungi konsultasi layanan pelanggan di balik halaman untuk mengajukan pengembalian dana."
"Terima kasih atas dukungannya, diskon ini sudah berakhir, semoga hidup bahagia."
Ng lalu mengeklaim, Lazada tidak membantunya dan layanan pelanggan tidak menawarkan pengembalian uang.
Ia mencoba menghubungi Lazada lagi pada Selasa (16/2/2021) melalui telepon dan email, namun tetap tidak membuahkan hasil.
"Agen tidak memberi saya jawaban, dan ya agen itu dengan cepat menutup obrolan."
"Sekali lagi pengembalian dana ditolak meski mereka mengeklaim ada departemen lain yang menanganinya," tambahnya.
Setelah cerita Cris Ng viral, perwakilan Lazada menghubunginya dengan berkata telah memblokir penjual dan membantunya mendapatkan uangnya lagi.
"Kami menyesal bahwa pelanggan memiliki pengalaman belanja buruk dan segera menyelidiki masalah tersebut."
Baca juga: VIRAL Gadis Berlidah Hitam, Ngaku Kesulitan Ucap Huruf R & S, Ahli Ungkap Fakta soal Lidah Berbulu
"Kami telah mengambil beberapa langkah termasuk segera memblokir penjual, mempercepat pengembalian dana, dan dengan senang hati kami laporkan bahwa masalah tersebut telah diselesaikan," kata Lazada.
SYOK, Wanita Beli Bendera via Online Malah Dapat 'Hadiah', Terselip Hasil Swab Test Covid-19 Bekas
Seorang wanita memesan bendera secara online dan malah mendapatkan kejutan.
Tak hanya berisi bendera, wanita ini juga mendapatkan benda yang seharusnya tidak disebarluaskan.
Dalam paket tersebut juga ditemukan tes swab Covid-19 milik seseorang.
Wanita asal Illinois, negara bagian Amerika Serikat bernama Andrea Ellis ini sedang berada di rumah bibinya di Est Moline, barat laut Illinois.
Kala itu, Ellis sedang membungkus hadiah natal.
Namun ia dikejutkan dengan isi amplop empuk berisi bendera.
Paket tersebut rupanya dipesannya beberapa minggu lalu dari e-commerce Kohl.
"Saya mencabut bendera dan memberi tahu bibi saya: Lihat betapa lucunya ini,” katanya melansir TVNZ pada Selasa (22/12/2020).
Tak hanya bendera, ia juga mendapatkan benda lain yang membuatnya terkejut.
“Saya membuka slip pengepakan dan kemudian melihat sesuatu yang lebih dalam di dalam amplop dan mengeluarkannya," ungkap Ellis.
"Itu adalah kantong biohazard yang berisi spesimen uji Covid-19 seseorang," jelasnya.
Mengetahui hal tersebut, ia langsung menghubungi kepolisian.
Saat itu juga kantor berita The Associated Press menghubungi Ellis namun tak ada jawaban.
Hal ini dikarenakan Ellis tengah melaporkan temuannya ini ke polisi.
Lantas masalah ini dibawa ke departemen kesehatan daerah.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Polisi East Moline, Jeff Ramsey.
Kepala operasi di Departemen Kesehatan Kota Rock Island, Janet Hill, mengatakan kepada AP bahwa telah mengambil kantong berisi biohazard di akhir pekan.
Kantong tersebut berisi tes swab hidung bekas dan identitas seseorang dari Virginia.
Pihaknya kemudian mencari tahu apa yang harus dilakukannya selanjutnya.
Selain itu juga akan menghubungi pejabat kesehatan Virginia dan mencoba menentukan apakah spesimen itu masih layak.
“Saya belum pernah mendengar yang seperti ini,” kata Hill.
“Saya ingin orang ini tahu bahwa tes Covid-19 miliknya belum diperiksa," lanjutnya.
Pihak e-commerce Kohl's yang berlokasi di Wisconsin pun memberikan pernyataannya pada Senin.
Mereka meminta maaf atas "pengalaman yang sangat tak biasa dan tidak dapat dijelaskan."
Pihak Kohl juga mengatakan, barang pesanana Ellis langsung dari vendor kapal di luar perusahaan dan tidak langsung dari rantai ritel.
Perusahaan tersebut mengatakan telah melakukan penyelidikan sendiri.
Akan tetapi mereka enggan memberikan informasi lebih banyak, termasuk nama vendornya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beli TV secara Online, Pria Ini Malah Dapat Surat yang Mengejutkan"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-ruang-menonton-tv.jpg)