Breaking News:

Kecelakaan Sriwijaya Air

PILU Istri Riyanto Korban SJ 182, Mimpi Almarhum Pulang, Tangis Anak Pecah: Pengin Telepon Bapaknya

Jenazah Riyanto korban Sriwijaya Air SJ 182 teridentifikasi, istri pilu ungkap mimpikan almarhum pulang, sang anak terus menangis.

Kolase TribunnewsBogor/TribunSolo
Kenangan Riyanto bersama istri dan anaknya 

Mustafa menuturkan, kepergian Riyanto ke Pontianak ialah untuk membantu sang kakak Suyanto yang merupakan pemborong salah satu perusahaan di Jakarta.

Keduanya berangkat ke Pontianak untuk mengerjakan pemasangan rolling door.

Riyanto sempat mencari persyaratan tes PCR untuk naik pesawat beberapa hari sebelum Sriwijaya Air Jatuh pada Sabtu (9/1/2021).

Ia pun pergi ke Jakarta pada Kamis (7/1/2021).

"Senin atau Selasa itu cari test swab PCR. Di Sragen ini tidak ada yang cepat hasilnya. Tidak ada yang langsung jadi. Terus sudah niat tidak mau berangkat," tutur dia.

"Rabu malam berangkat ke Jakarta. Kamis sampai di Jakarta. Terus Jumat cari test swab itu. Sabtu pagi dapat hasilnya terus berangkat ke bandara (Soekarno-Hatta) untuk ke Pontianak," kata dia.

Pesawat Sriwijaya Air jatuh

Keluarga menerima kabar duka.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 192 rute Jakarta-Pontianak yang dinaiki kakak beradik Riyanto dan Suyanto terjatuh, empat menit usai lepas landas.

Seharusnya pesawat tiba di Bandara Internasional Supadio Pontianak pada pukul 15.15 WIB, namun pesawat bernomor penerbangan SJ 182 itu tak kunjung datang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved