Breaking News:

Tokoh Viral Hari Ini

Siapa Harun Yahya? Miliki Nama Asli Adnan Oktar, Simak Profil dan Kontroversinya: Punya 1000 Pacar

Sosok Harun Yahya alias Adnan Oktar divonis hukuman 1.075 tahun penjara. Siapa sebenarnya Harun Yahya? Berikut profil dan kontroversinya.

Tayang:
Wikipedia
Sosok Harun Yahya alias Adnan Oktar divonis hukuman 1.075 tahun penjara. 

"Organisasi tersebut menggunakan anggotanya yang tampan untuk menipu gadis dan wanita muda.

Anggota tersebut memperkosa atau melecehkan wanita secara seksual, dan diperas terlebih dahulu oleh anggota yang berpura-pura bahwa hubungan intim mereka direkam dalam video.

Mereka juga dicuci otak dengan dalih ajaran agama," kata jaksa dalam dakwaan.

Adnan Oktar alias Harun Yahya bersama para wanitanya.
Adnan Oktar alias Harun Yahya bersama para wanitanya. (Hürriyet Daily News)

Dianggap sebagai Imam Mahdi

Kelompok yang ia dirikan terus berkembang.

Bahkan sampai mendirikan "Science Research Foundation" (BAV) pada tahun 1990.

Harun Yahya didapuk sebagai pemimpin.

Selain itu, banyak orang di lingkaran terdekat Oktar yang tampaknya percaya bahwa dia adalah Imam Mahdi, sosok Juru Selamat dalam Islam yang dinubuatkan akan memerintah dunia sebelum Hari Kiamat dan membersihkan dunia dari kejahatan.

Di tahun 2000-an, ia mengalihkan fokusnya dari Turki ke pasar internasional.

Isu-isu yang dia bawakan juga ikut berubah.

Miliki 1.000 Pacar

Mungutip dari kompas.com dan Daily Sabah, Harun Yahya menolak semua tuduhan dalam pembelaan terakhirnya pada persidangan Senin (11/1/2021).

Ia menyebut tak ada pelecehan seksual karena ia mengaku memiliki hampir 1.000 pacar dan cinta melimpah untuk wanita.

Namun, salah satu perempuan di persidangannya, yang diidentifikasi sebagai C.C., mengatakan kepada pengadilan bahwa Oktar telah berulang kali melakukan pelecehan seksual terhadapnya dan perempuan lainnya.

C.C. mengatakan kepada pengadilan, beberapa wanita yang diperkosa dipaksa minum pil kontrasepsi.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 3/4
Tags:
Harun YahyaAdnan Oktar
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved