Breaking News:

Kenapa Black Box alias Kotak Hitam Pesawat Berwarna Oranye? Ternyata Ini Alasannya

Kenapa black box atau kotak hitam pesawat berwarna oranye? Ternyata ini alasannya.

Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Flickr/National Transportation Safety Board
Ilustrasi black box alias kotak hitam pesawat. 

Sebelumnya, rekaman data pesawat dan percakapan di kokpit direkam dengan dua alat berbeda.

Namun sekarang, ada juga perangkat yang bisa melakukan keduanya.

Terlepas dari itu, menurut peraturan setiap pesawat harus memiliki perangkat yang merekam semua data pesawat dan percakapan di kokpit.

Black box dirancang agar tidak rusak ketika terjadi sebuah kecelakaan pesawat.

Lapisan luarnya adalah titanium atau baja tahan karat dengan dua lapisan.

Tabung black box tahan banting karena telah diuji dengan dilontarkan menggunakan meriam udara.

Selain itu, benda ini juga kedap air sampai kedalaman 6.000 meter dan tahan suhu panas sampai di atas 1000 derajat celcius selama sedikitnya 30 menit.

Letak dan Bagian-Bagian Black Box

Pada umumnya, black box terletak di ekor pesawat.

Hal itu lantaran jika terjadi kecelakaan, letaknya yang di bagian belakang pesawat diharapkan meminimalisir kerusakan black box.

Terdapat dua bagian penting dalam sebuah black box, yaitu

Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR).

Ilustrasi black box.
Ilustrasi black box. (Wikimedia Commons)

FDR berisi rekaman kecepatan pesawat, ketinggian, percepatan vertikal, dan aliran bahan bakar.

Dengan menganalisis data dalam FDR, kita dapat mengetahui teknis terjadinya kecelakaan sebuah pesawat.

Sementara, CVR berisi rekaman percakapan yang terjadi di kokpit.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 3/4
Tags:
black boxSriwijaya AirKepulauan SeribuNational Geographic
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved