Breaking News:

Virus Corona

SERING Disepelekan, Ini Gejala Ringan Positif Covid-19, Termasuk Tidak Sesak Nafas tapi Mudah Lelah

Tanpa disadari, keluhan ini termasuk gejala ringan Covid-19. Tidak sesak nafas tapi menjadi mudah lelah.

Penulis: Octavia Monalisa
Editor: Suli Hanna
unsplash.com/engin akyurt
Ilustrasi gejala ringan Covid-19 

Alih-alih ingin tetap aman dengan memakai masker, namun lantaran kebiasaan buruk ini risiko anda terkena Covid-19 justru semakin besar.

Sebelumnya Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pernah mengingatkan melalui sebuah video agar kita tidak menyentuh masker dengan tangan ketika sedang mengenakannya.

Di dalam video tersebut, CDC turut menyingung aturan lainnya yang masih sulit dipatuhi sebagian masyarakat, yakni: "jangan letakkan masker wajah di leher atau dahi".

Bahaya menurunkan masker ke dagu di tengah pandemi virus corona.
Bahaya menurunkan masker ke dagu di tengah pandemi virus corona. (https://totabuan.news/TribunManado.com)

Menurut pakar penyakit menular dan peneliti senior di Johns Hopkins Center for Health Security, Amesh A. Adalja, MD, ada beberapa alasan mengapa kebiasaan tersebut harus dihindari.

Pasalnya menurut Adalja, jika masker tidak digunakan secara tepat, maka seseorang bisa rentan menghirup partikel yang ada di luar.

Lebih bahaya lagi jika seseorang itu berada di dekat mereka yang sedang sakit dan rentan menularkan virus tersebut dengan mudah.

"Memakainya dengan cara yang tidak tepat pada dan tidak menutupi mulut dan hidung tidak akan memberikan manfaat apapun," kata Dr. Adalja.

Kebiasaan menurunkan masker ke dagu atau leher sama saja kita sedang terus menerus mengotori masker itu.

"Untuk memindahkannya ke dagu kita tentu harus menyentuhnya dan itu dapat mengotori (masker)," kata Adalja.

Baca juga: Sempat Jadi Pasar Mati Akibat Covid, Ini Foto Baru Pasar Wuhan, Warga Berjubel Tak Semua Bermasker

Selain itu East Midlands Ambulance Service dari National Health Service (NHS) juga pernah mengingatkan hal serupa melalui sebuah grafik.

"Grafik ini membantu menjelaskan pentingnya untuk tidak memakai masker di dagu atau leher," demikian tertulis dalam grafik.

Tetesan yang mengandung virus tidak terlihat oleh mata telanjang, sehingga kita tidak akan tahu apakah ada partikel mengandung virus yang menempel di sekitar area dagu dan leher kita.

Jika area dagu dan leher terkena tetesan mengandung virus dan kita menurunkan masker ke area tersebut bisa membuat masker terkontaminasi.

Masker pencegah penularan virus corona
Masker pencegah penularan virus corona (CC0 Public Domain)

Artinya, ketika masker tersebut digunakan kembali untuk menutup hidung dan mulut, maka bakteri, kuman dan virus itu akan langsung masuk dalam tubuh kita.

Kita yang awalnya sehat bisa jadi menjadi sakit.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Covid-19batukdemam
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved