Jack Ma Menghilang Secara Misterius, Diduga Karena Kritik Pemerintah Tiongkok
Sudah dua bulan pendiri Alibaba, Jack Ma, tidak terlihat di muka publik, diduga gegara kritik pemerintah Tiongkok.
Penulis: Candra isriadhi
Editor: Ika Putri Bramasti
Hilang Setelah Kritik Pemerintah Tiongkok
Jack Ma mendadak "hilang" setelah melontarkan kritik pedas terhadap regulator finansial dan perbankan Tiongkok.
Kritikan itu diuangkapkan Jack Ma dalam sebuah pidato di Shanghai, 24 Oktober lalu.
Dia menuding bahwa bank-bank di Tiongkok beroperasi dengan mentalitas "rumah gadai" menyangkut jaminan untuk kredit.
Sementara regulasi perbankan yang berlaku dinilainya menghambat inovasi dan harus direformasi.
Hal guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Tiongkok.
Pernyataan Jack Ma agaknya membuat panas telinga pemerintah Tiongkok.
Dan kemudian memperketat regulasi bisnis fintech sehingga perusahaan Ant Group dari Alibaba gagal melantai di bursa.
Jack Ma merupakan tokoh terkenal di ranah domestik Tiongkok dan dunia internasional.
Pria berusia 56 tahun ini adalah salah satu orang terkaya di Negeri Tirai Bambu.
Dengan nilai harta setidaknya 62 miliar dollar AS (sekitar Rp 861 triliun).
Nasib Jack Ma masih belum diketahui pasti.
Yang jelas, hilangnya miliarder bukan perkara yang benar-benar baru di Tiongkok.
Sejumlah orang kaya di negara tersebut, misalnya, sempat raib pada 2016 hingga 2017.
Dimana saat itu pemerintah menggalakkan pemberantasan korupsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/jack-ma-5-fakta-menarik-manusia-500-triliun-di-closing-ceremony-asian-games-2018_20180902_132552.jpg)