Breaking News:

Berhati Mulia, Dokter Ini Tiba-tiba Lunasi Utang 200 Pasiennya Senilai Rp 9 Miliar, Beri Pesan Ini

Seorang dokter di Arkansas, Amerika Serikat tiba-tiba melunasi utang 200 pasiennya senilai Rp 9 miliar, simak kisahnya!

Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
wikimediacommons
Ilustrasi dokter 

TRIBUNSTYLE.COM - Bagaimana jika dokter yang menanganimu tiba-tiba memberi ucapan selamat liburan sembari memberitahu bahwa utang-utangmu telah dilunasi?

Sungguh sebuah ucapan liburan yang amat membahagiakan bukan?

Setidaknya itulah yang mungkin dirasakan oleh hampir 200 orang pasien seorang dokter di Arkansas, Amerika Serikat.

Utang-utang medis mereka, yang totalnya bisa mencapai AS$650.000 atau setara Rp9 miliar terlah dilunasi oleh sang dokter.

Dokter yang dimaksud adalah Omar Atiq, seorang ahli onkologi yang juga seorang pendiri pusat perawatan kanker di Pine Bluff, Arkansas.

Sang dokter mengirimi ucapan selamat liburan Natal dan tahun baru kepada hampir 200 pasiennya.

Seiring dengan ucapan tersebut, sang dokter juga menyebut telah melunasi utang-utang medis para pasien kankernya.

Baca juga: MENGIRA Sembelit, Wanita 28 Tahun Menangis Bahagia dengar Kata Dokter, Ternyata Sudah Hamil 9 Bulan

Baca juga: VIRAL Dokter Pilu Dapat Amanah Azankan Bayi Baru Lahir: Ayah Meninggal Jelang Kelahiran Karena Covid

Dokter asal Arkansas, Amerika Serikat, Omar Atiq lunasi utang medis para pasiennya.
Dokter asal Arkansas, Amerika Serikat, Omar Atiq lunasi utang medis para pasiennya. (UAMS HEALTH)

Apa alasan sang dokter? Simak kisahnya di halaman berikutnya.

"Saya harap hal ini membuat Anda lebih baik. Klinik Arkansas bangga melayani Anda sebagai pasien," tulis sang dokter dalam kartu ucapannya, seperti dilansir newsweek.com.

Sang dokter lalu menguraikan bahwa meski asurasin kesehatan telah membayar sebagian besar tagihan pasien, tapi pembayaran bersama masih dianggap sangat memberatkan.

Halaman
123
Sumber: Intisari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved