Diselingkuhi Hingga Diceraikan Gisel, Gading Pilih Diam & Tak Pernah Marah, Roy Marten: Terlalu Baik
Roy Marten menyayangkan sikap Gading Marten yang tak marah saat diselingkuhi pasangan. Termasuk diceraikan Gisel hanya karena terlalu baik.
Editor: Monalisa
Maka, tak heran bila Gading seakan selalu dalam posisi tersakiti oleh pasangannya.
"Tapi mungkin itu yang dirindukan oleh perempuan," ucap Roy.
"Gading terlalu steril kalau menurut saya, terlalu baik." imbuhnya.
"Jadi perempuan tidak merasakan tantangan apapun," sambungnya.
Roy Marten seakan angkat topi tinggi-tinggi kepada putranya tersebut.
Namun, ia menyarankan agar Gading mestinya lebih punya emosi yang lebih tegas.
"Saya juga baik. Tapi nggak sebaik Gading," sanjung Roy.
"Saya baik tapi ada marahnya."
"Sebaiknya marah, marah terkontrol. Supaya perempuan kita tahu kalau kita punya emosi juga," sambungnya.
"Kalau enggak kan dikira nggak punya emosi," pungkasnya.
Terungkapnya kasus video syur 19 detik Gisel membuat orang-orang di sekitarnya menjadi sorotan.
Terutama keluarga Gading Marten sebagai mantan suaminya.
Roy Marten sebagai orangtua dan mantan mertua sebelumnya telah angkat bicara.
Suka tidak suka, rumah kehidupan Gading Marten di masa lalu pun ikut terus diungkit.
Lihat videonya mulai menit ke 17.45:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/roy-marten-kuatkan-gading-di-tengah-hebohnya-video-asusila-mirip-gisel.jpg)