Breaking News:

BERJERAWAT PARAH? Sebaiknya Hindari 6 Makanan Ini karena Memperparah Jerawat

Punya jerawat membandel? Sebaiknya hindari enam jenis makanan ini karena justru akan memperparah kondisi jerawatmu, termasuk makanan cepat saji.

Editor: vega dhini lestari
Freepik/wayhomestudio
Wajah berjerawat 

TRIBUNSTYLE.COM - Punya jerawat membandel? Sebaiknya hindari enam jenis makanan ini karena justru akan memperparah kondisi jerawatmu, termasuk makanan cepat saji.

Salah satu masalah kulit yang sering dialami orang adalah jerawat.

Timbulnya jerawat seringkali membuat seseorang menjadi tidak percaya diri.

Seperti yang diketahui, jerawat bisa disebabkan karena berbagai faktor, termasuk makanan.

Wajah berjerawat
Wajah berjerawat (Freepik/wayhomestudio)

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Jerawat dengan Bahan Alami, Bisa Pakai Cuka Apel, Bawang Putih, Jeruk Nipis

Baca juga: 5 Cara Menggunakan Air Mawar untuk Menghilangkan Jerawat, Bisa Dicampur dengan Bahan Alami

Faktor yang dapat menyebabkan jerawat muncul, mulai dari bakteri, hormon, pori-pori yang tersumbat hingga makanan.

Makanan apa saja yang bisa memicu jerawat?

Dilansir dari Healthline dan Web MD, berikut 6 makanan yang dapat menyebabkan jerawat.

1. Biji-bijian dan gula halus

Riset membuktikan, orang yang berjerawat cenderung mengonsumsi lebih banyak karbohidrat olahan daripada orang yang tidak berjerawat.

Makanan tersebut meliputi:

  • Roti, kerupuk, sereal atau makanan penutup yang dibuat dengan tepung putih
  • Pasta yang dibuat dengan tepung terigu
  • Nasi putih dan bihun
  • Soda dan minuman manis lainnya
  • Pemanis seperti gula tebu, sirup, madu

Sebuah studi menyebutkan, orang yang sering mengonsumsi gula, 30 persen memiliki risiko tumbuh jerawat.

Sementara, mereka yang sering mengonsumsi kue memiliki risiko 20 persen terkena jerawat.

Makanan kaya gula dan karbohidrat olahan memiliki pengaruh negatif pada kadar gula dalam darah dan insulin.

Baca juga: Bukan Hanya Skincare, 7 Hal Ini Bisa Bantu Menghilangkan Jerawat: Kendalikan Stres dan Vitamin

Baca juga: 10 Bahan Alami Ampuh Hilangkan Jerawat: Kentang, Pepaya, hingga Bawang Putih, Simak Caranya!

Karbohidrat olahan juga mudah diserap ke dalam aliran darah yang bisa dengan mudah mengakibatkan lonjakan gula darah.

Selain itu, konsumsi karbohohidrat olahan juga bisa menaikan kadar insulin yang turut mempengaruhi kadar gula dalam darah.

Padahal, kadar gula dalam darah yang tidak seimbang bisa memicu jerawat.

Selain itu, insulin membuat hormon androgen lebih aktif dan meningkatkan faktor pertumbuhan seperti insulin (IGF-1).

Hal ini berkontribusi pada perkembangan jerawat karena membuat sel-sel kulit tumbuh lebih cepat dan dengan meningkatkan produksi sebum pemicu jerawat.

2. Produk susu

Milk.
Milk. (//stopdrugshortages.org/)

Banyak penelitian yang menemukan hubungan antara produk susu dan keparahan jerawat.

Menurut studi, orang dewasa yang sering mengonsumsi susu dan es krim empat kali lebih tinggi memiliki risiko berjerawat.

Susu diketahui dapat meningkatkan kadar insulin, terlepas dari pengaruhnya terhadap gula darah, yang dapat memperburuk kondisi jerawat.

Susu juga mengandung asam amino yang merangsang hati untuk menghasilkan lebih banyak IGF-1, yang merupakan pemicu jerawat.

3. Makanan cepat saji

Makan Junk Food
Makan Junk Food (UrGlamour)

Makanan cepat saji, seperti burger, nugget, hot dog, kentang goreng, soda, dan milkshake, adalah makanan andalan dari makanan khas Barat dan dapat meningkatkan risiko jerawat.

Studi yang dilakukan terhadap lebih dari 5.000 remaja dan dewasa muda China menemukan bahwa diet tinggi lemak dikaitkan dengan peningkatan risiko 43 persen untuk jerawat.

Makan makanan cepat saji secara teratur meningkatkan risiko sebesar 17 persen.

Sebuah studi lain terhadap 2.300 pria Turki menemukan bahwa sering makan burger atau sosis dikaitkan dengan peningkatan risiko 24 persen mengembangkan jerawat.

Tidak jelas mengapa makan makanan cepat saji dapat meningkatkan risiko timbulnya jerawat.

Akan tetapi, beberapa peneliti mengusulkan bahwa hal itu dapat memengaruhi ekspresi gen dan mengubah kadar hormon dengan cara yang mendorong perkembangan jerawat.

4. Makanan kaya lemak omega-6

Makanan yang mengandung asam lemak omega-6 dalam jumlah besar dapat meningkatkan tingkat peradangan di kulit dan jerawat.

Ketidakseimbangan asam lemak omega-6 dan omega-3 ini membuat tubuh mengalami peradangan yang dapat memperburuk jerawat.

Beberapa makanan yang mengandung asam lemak omega-6 dalam jumlah besar di antaranya minyak jagung, minyak kedelai dan masih banyak yang lainnya.

Sebaliknya, melengkapi dengan asam lemak omega-3 dapat mengurangi tingkat peradangan dan telah terbukti mengurangi keparahan jerawat.

5. Cokelat

Cokelat disebut sebagai pemicu jerawat semanjak 1920-an.

Beberapa survei mengaitkan makan cokelat dapat meningkatkan risiko timbulnya jerawat.

Riset yang meneliti sejumlah pria berjerawat menemukan adanya peningkatan lesi jerawat pada peserta yang rutin mengonsumsi 25 gram bubuk yang mengandung cokelat hitam sebesar 99 persen.

Cokelat bisa menimbulkan jerawat karena meningkatkan reaktivitas sistem kekebalan terhadap bakteri penyebab jerawat.

Studi lain menemukan bahwa pria yang diberi kapsul bubuk kakao 100 persen setiap hari memiliki lebih banyak lesi jerawat secara signifikan setelah satu minggu dibandingkan dengan mereka yang diberi plasebo.

Meskipun penelitian terbaru mendukung hubungan antara konsumsi cokelat dan jerawat, masih belum jelas apakah cokelat benar-benar menyebabkan jerawat.

6. Bubuk protein whey

Bubuk protein whey adalah suplemen makanan yang populer, sumber makanan yang kaya akan asam leusin dan glutamin.

Asam amino ini membuat sel-sel kulit tumbuh dan membelah lebih cepat, yang dapat berkontribusi pada pembentukan jerawat

Asam amino dalam protein dapat merangsang tubuh untuk menghasilkan tingkat insulin yang lebih tinggi yang dikaitkan dengan perkembangan jerawat.

Beberapa studi kasus telah melaporkan hubungan antara konsumsi protein whey dan jerawat pada atlet pria.

Studi lain menemukan korelasi langsung antara tingkat keparahan jerawat dan jumlah hari konsumsi suplemen protein.

Studi ini mendukung hubungan antara protein whey dan jerawat, tetapi lebih banyak penelitian diperlukan untuk menentukan apakah protein whey menyebabkan jerawat.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Makanan yang Dapat Menyebabkan Jerawat"

Sumber: Kompas.com
Tags:
jerawatmakanangulapori-pori
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved