Breaking News:

Sinopsis Film

Sinopsis Film Ma Rainey's Black Bottom, Persembahan Terakhir Chadwick Boseman, Rilis di Netflix

Inilah sinopsis film Ma Rainey's Black Bottom, persembahan terakhir Chadwick Boseman sebelum meninggal dunia.

Kolase TribunStyle (IMDb)
Film Ma Rainey's Black Bottom, film terakhir Chadwick Boseman rilis di Netflix 18 Desember 2020. 

TRIBUNSTYLE.COM - Inilah sinopsis film Ma Raineys Black Bottom, persembahan terakhir Chadwick Boseman sebelum meninggal dunia.

Memasuki Desember 2020, Netflix kembali menghadirkan film-film yang tentu tak kalah seru dari bulan sebelumnya.

Salah satunya adalah film Ma Raineys Black Bottom, yang bakal tayang pada 18 Desember 2020.

Boleh dibilang, ini merupakan persembahan terakhir Chadwick Boseman di dunia perfilman.

Chadwick Boseman, pemeran Black Phanter, meninggal dunia pada 28 Agustus 2020 lalu.

Ia meninggal ketika film Ma Raineys Black Bottom masuk dalam tahap pascaproduksi.

Baca juga: 5 Rekomendasi Film Netflix Original yang Tayang Desember 2020, Ada Film Chadwick Boseman

Baca juga: Mengenang Ulang Tahun Chadwick Boseman, Ini 5 Film Terbaik yang Diperankannya selain Black Panther

Film terbaik Chadwick Boseman selain Black Panther.
Film terbaik Chadwick Boseman selain Black Panther. (Kolase TribunStyle (IMDb, Netflix))

Pada film ini, Chadwick Boseman tampil memerankan sosok Levee.

Ia akan bermain dengan dengan lawan mainnya, Viola Davis, yang memerankan sosok Ma Rainey, yang memiliki julukan 'Mother of Blues'.

Ma Rainey's Black Bottom sendiri adalah film drama yang disutradarai oleh George C. Wolfe dan ditulis oleh Ruben Santiago-Hudson.

Ceritanya berdasarkan lakon berjudul sama karya August Wilson, berpusat pada sesi rekaman Ma Rainey pada tahun 1927 di Chicago.

Sinopsis Film Ma Rainey's Black Bottom

Cerita film ini diawali dengan konflik yang terjadi di sebuah studio rekaman di Chicago.

Ketegangan terjadi selama sesi rekaman 'Mother of Blues' yang legendaris, Ma Rainey, tahun 1920-an.

Saat itu, Ma terlibat adu mulut dengan manajer dan produser musik yang terlalu mengontrol kebebasan bermusiknya.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved