Sejarah Hari Toleransi Internasional, Kenapa Diperingati Setiap 16 November? Ini Faktanya
Berikut ini sejarah Hari Toleransi Internasional, kenapa diperingati setiap 16 November? Ini fakta lengkapnya.
Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Berikut ini sejarah Hari Toleransi Internasional, kenapa diperingati setiap 16 November? Ini fakta lengkapnya.
Tanggal 16 November diperingati warga dunia sebagai Hari Toleransi Internasional atau Hari Toleransi Sedunia.
Hari Toleransi Internasional diperingati untuk memperkuat toleransi dengan memupuk sikap saling pengertian di antara budaya dan masyarakat.
Lantas bagaimana sejarah Hari Toleransi Internasional?
Baca juga: 3 Artis Tunjukkan Toleransi Beragama ke ART, Sandra Dewi Bahagia Mbak di Rumah Rajin Sholat & Ngaji
Baca juga: Peringatan Hari Diabetes Sedunia: Sejarah Penetapan Tanggal 14 November dan Penemuan Insulin
Sejarah Hari Toleransi Internasional
Dikutip dari laman resmi PBB, Peringatan Hari Toleransi dideklarasikan pertama kali oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).
Sejarahnya bermula pada 16 November 1995, di mana negara anggota UNESCO mengadopsi Deklarasi Prinsip Toleransi dan menandainya sebagai Tahun Toleransi PBB Bangsa dan ulang tahun ke-125 kelahiran Mahatma Gandhi.
Kemudian pada 1996, Majelis Umum PBB mengundang negara-negara yang menjadi anggota PBB untuk memperingati Hari Toleransi Internasional pada 16 November.
Deklarasi Prinsip Toleransi tersebut menegaskan, toleransi menjadi penghormatan dan penghargaan terhadap keragaman budaya dunia yang kaya, bentuk ekspresi dan cara kita menjadi manusia.
Deklarasi tersebut menggolongkan toleransi tidak hanya sebagai kewajiban moral, tetapi juga sebagai persyaratan politik dan hukum bagi individu, kelompok, dan negara.
Toleransi mengakui hak asasi manusia universal dan kebebasan fundamental orang lain.
Maka inilah yang membuat negara harus menyusun undang-undang untuk memastikan kesetaraan perlakukan dan kesempatan bagi seluruh kelompok dan individu masyarakat.
Keberagaman agama, bahasa, budaya, dan etnis di dunia kita bukanlah dalih untuk konflik, maka kita perlu memberlakukan sikap toleransi kepada seluruh manusia.
Hari Toleransi Internasional 2020
Pesan kuat yang ingin disampaikan PBB dalam Hari Toleransi Sedunia ini adalah "People are not born to hate. Intolerance is learned and so can be prevented and unlearned." (Orang tidak dilahirkan untuk membenci. Intoleransi dipelajari sehingga dapat dicegah dan dihilangkan).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/hari-toleransi-internasional.jpg)