Breaking News:

Norovirus Sudah Muncul di Indonesia, Kenali Penyebab, Gejala, dan Langkah Pencegahannya

Norovirus sudah muncul di Indonesia, kenali penyebab, gejala, dan langkah pencegahannya.

Tayang:
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Amirul Muttaqin
istockphoto
Ilustrasi norovirus. 

Infeksi tersebut terdeteksi dengan menggunakan reverse transcription polymerase chain reaction (RT- PCR).

Berdasarkan penelitian tersebut, Norovirus GII ditemukan pada 30 sampel, yang artinya virus tersebut menyebabkan diare berat pada anak.

Ilustrasi diare.
Ilustrasi diare. (Today)

Sementara itu, dilansir dari Tribunnews.com, Spesialis penyakit dalam konsultan Gastroenterologi Hepatologi serta Guru besar pada Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, Prof Dr. dr Ari Fahrial Syam, SpPD(K) MMB, FINASIM, FACP, memberikan keterangan terkait norovirus, Senin (18/10/2020).

Ia mengatakan, virus ini juga ada di Indonesia seperti yang dilaporkan oleh peneliti Indonesia di jurnal internasional salah satunya yang baru saja di publikasi di Jurnal of Medical Virology bulan Mei 2020 yang dilaporkan oleh Dr.Juniastuti, dkk dari Institute of Tropical Disease Universitas Airlangga.

Dalam jurnal tersebut dilaporkan bahwa dari 91 sampel feses yang diperiksa ternyata 14 sampel atau 15,4 persen mengandung Norovirus.

Sampel penelitian yang dilakukan di awal tahun 2019 ini diambil dari beberapa RS di kota Jambi.

Kasus yang sama juga pernah dilaporkan dari beberapa kota di Indonesia.

"Berbeda dengan virus SARS-Cov-2, Norovirus ini ditularkan melalui makanan atau istilah yang digunakan food borne," ungkap Ari.

Gejala yang Timbul Akibat Norovirus

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menjelaskan bahwa norovirus menyebabkan radang lambung atau usus.

Seseorang cenderung mengalami gejala antara 12 hingga 48 jam setelah terpapar virus.

Gejala khasnya termasuk mual, muntah (lebih sering pada anak-anak), diare berair (lebih sering pada orang dewasa), dan kram perut.

Gejala norovirus lainnya termasuk:

  • Demam ringan
  • Panas dingin
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Kelelahan

Sebagian besar gejala ini tidak serius, tetapi diare dan muntah dapat menghabiskan cairan yang dibutuhkan tubuh sehingga menyebabkan dehidrasi.

Ilustrasi sakit perut.
Ilustrasi sakit perut. (Times of India)

Langkah Pencegahan

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Tags:
norovirusChinaCovid-19diaremuntah
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved