KAGET Tahu Mayoritas Pendemo UU Cipta Kerja Masih Remaja, Begini Sikap Wagub DKI Jakarta
Saat mengetahui mayoritas pendemo UU Cipta Kerja masih remaja, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku terkejut.
Editor: vega dhini lestari
TRIBUNSTYLE.COM - Saat mengetahui mayoritas pendemo UU Cipta Kerja masih remaja, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku terkejut.
Para pendemo UU Cipta Kerja di DKI Jakarta rupanya kebanyakan terdiri dari para remaja.
Hal ini pun membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria terkejut.
Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria pun memberikan imbauan untuk para pendemo ini.
Baca juga: Video Viral Ibu Bawa Puluhan Bebek Terobos Demo, Polisi: Namanya Emak-emak, Mana Bisa Kita Tahan
Baca juga: VIRAL Wanita Mengaku Jadi Simpanan DPR untuk Tolak Omnibus Law: Revisi atau Aku Aduin ke Istri
Seperti diketahui sebanyak 1.192 pendemo yang menolak UU Cipta Kerja di DKI Jakarta dalam dua hari terakhir diamankan polisi.
Mayoritas mereka bukanlah warga Ibu Kota alias berasal dari daerah Bodetabek.
Riza yang meninjau ribuan pendemo yang diamankan Polda Metro Jaya itu tak menyangka.
Politisi Partai Gerindra ini menyebut, lebih dari 50 persen massa yang ditangkap bukanlah warga DKI Jakarta dan masih remaja.
“Ternyata lebih dari 50 persen adalah bukan Jakarta, dan lebih dari 60 persen ternyata usianya di bawah 19 tahun atau pelajar. Jadi, bukan mahasiswa apalagi buruh,” katanya di Balai Kota DKI, Jumat (9/10/2020).
“Untuk itu kami minta anak-anak, dan adik-adikku yang saya cintai, tidak usah ikut-ikut kalau tidak mengetahui,” tambah pria yang akrab disapa Ariza ini.
Dalam kesempatan itu, Ariza menyarankan kepada para pelajar hendaknya tetap berada di rumah.
Kata dia, aksi anarkis yang terjadi pada Kamis (8/10/2020) sangat membahayakan keselamatan mereka.
“Urusan demo itu biarlah bagi mereka yang sudah dewasa, urusan buruh dan urusan mahasiswa,” ujarnya.
“Upaya ini bisa dilakukan secara konstitusi dengan mengajukan judicial review sebagaimana saya dengar Said Iqbal bagus sekali melakukan ke Mahkamah Konstitusi (MK),” tandasnya.
VIRAL Wanita Mengaku Jadi Simpanan DPR untuk Tolak Omnibus Law
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/riza-patria.jpg)