Breaking News:

KAYA Mendadak Setelah Cium Bau Menyengat saat Mancing, Pria Ini Temukan 'Muntahan' Seharga 3 Miliar

Seorang pria tak sengaja menemukan Emas Terapung Ambergris saat memancing, harganya capai Rp 3 miliar lebih!

Editor: vega dhini lestari
taiwannews
Bongkahan ambergris yang ditemukan pemancing di Pulau Orchid Taiwan 

Bila menjual ambergrisnya, Lee akan mengantongi US $ 210.000 atau setara Rp 3 miliar lebih.

Pemulung temukan ambergris

Seorang pemulung asal Thailand, Surachit Songzhu menjadi miliarder dadakan.

Ia secara tak sengaja menemukan bongkahan misterius ketika mengais sampah.

Ternyata benda misterius tersebut mempunyai nilai miliaran rupiah.

Dilansir dari Bastille Post, semuanya bermula saat Surachit tengah memunguti sampah di pinggiran pantai yang terletak di Provinsi Songkhla, Thailand.

Ketika dia dalam proses pencarian sampah, Sorachit secara nggak sengaja menemukan batuan besar berwarna abu-abu tersapu dari air laut.

Teksturnya yang aneh seperti lilin membuat Surachit curiga bahwa bongkahan itu bukanlah benda sembarangan.

Jadi ia memutuskan untuk membawanya pulang.

Sesampainya di rumah, ia lalu memberi tahu teman-teman dan kerabat untuk melihat temua yang diduga merupakan ambergris.

Teman-temannya pun datang untuk memeriksa keaslian benda itu dengan menggunakan metode sederhana untuk mendeteksinya.

Surachit, pemulung yang menemukan bongkahan misterius senilai Rp 9 miliar.
Surachit, pemulung yang menemukan bongkahan misterius senilai Rp 9 miliar. (Bastille Post)

Benda itu dibakar dengan korek api agar tercium aromanya.

Apabila bau yang keluar menyegarkan dan harum, maka bisa dipastikan benda itu adalah ambergris

Benar saja, ternyata bongkahan itu memang benar adalah ambergris alias muntahan ikan paus yang setelah ditimbang beratnya 37 pon atau sekitar 16,7 kg.

Menurut kondisi pasar, ambergris yang baik dijual seharga 14.500 poundsterling per pon (Rp290 juta).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Tags:
Ambergrispria temukan Ambergris saat memancingemasTaiwan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved