Kamera Mirrorless Sony A7s Mark III Bakal Hadir di Indonesia, Intip Spesifiaksi hingga Cara Pesan
Kamera milik Sony bernama A7s Mark III ini akan hadir di Indonesia dalam waktu dekat, inilah spesifikasi, harga, serta pemesanannya
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Suli Hanna
Gugatan tersebut diajukan oleh pengguna Instagram asal New Jersey bernama Brittany Conditi.
Brittany Conditi menggugat ke pengadilan hukum federal di San Francisco, AS pada Kamis (17/9/2020) lalu.
Seperti yang diketahui gugatan Conditi menuding bahwa Instagram ingin menghimpun data pengguna.
Dan hal itu dilakukan Instagram secara diam-diam menggunakan kamera yang terpasang pada aplikasi.
Tuntutan itu menyusul pada laporan bulan Juli lalu, yang menyebut bahwa Instagram diduga telah "mengintip" pengguna.
Mekanismenya dengan cara mengakses fitur kamera pada perangkat iPhone secara diam-diam.
"Dengan memperoleh data- data pribadi yang sangat privasi ini, Instagram dan Facebook ingin mengumpulkan data tersebut"
"untuk dijadikan bahan penelitian riset pasar", tulis isi gugatan Seperti dikutip dari KompasTekno (21/9/2020).
Namun Facebook pun membantah dan mengatakan bahwa tudingan itu tidaklah benar.
Tudingan terkait pencurian data pribadi yang dilakukan oleh Instagram bukanlah pertama kali terjadi.
Pada Agustus lalu, Instagram disebut telah mengumpulkan data biometrik pengguna secara diam-diam.
Namun mekanismenya menggunakan teknologi tagging (penanda) foto yang dimiliki Facebook.
Tuntutan itu telah dilayangkan ke Pengadilan Negeri di wilayah Redwood City, California pada tanggal 10 Agustus 2020.
Dalam tuntutannya Facebook disebut mengumpulkan data biometrik dari 100 juta data pengguna Instagram.
Praktik ini dianggap telah melanggar hukum privasi di Illionis, Amerika Serikat.
Dan secara jelas hal itu menyalahi aturan pelarangan pengambilan data biometrik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/sony-a7s-mark-ii-dari-atas-dan-belakang.jpg)