Virus Corona
Epidemiolog: Isolasi Mandiri Tak Efektif Putus Penularan Covid-19, Sebaran Klaster Keluarga Tinggi
Sebaiknya, masyarakat menerapkan protokol kesehatan yang ketat serta meminimalisir kegiatan di luar rumah.
Editor: Dhimas Yanuar
7. Jaga kebersihan interior rumah dengan cairan disinfektan. Selain itu, berjemurlah di bawah sinar matahari selama kurang lebih 15 hingga 30 menit setiap harinya.
8. Hubungi segera tindakan medis untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut jika sakit semakin parah.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan 20 persen dari total populasi penduduk Indonesia akan memperoleh akses vaksin Covid-19.
Hal tersebut dikarenakan Indonesia telah masuk dalam kategori Advance Market Commitment (AMC) dari Gavi Covax Facility
“Saya sampaikan bahwa sebagai hasil dari komunikasi intensif kita, baik yang dilakukan tim Jakarta, maupun tim PTRI Jenewa dan KBRI Oslo, Indonesia telah masuk dalam kategori Advance Market Commitment (AMC) dari Gavi Covax Facility, yang berarti Indonesia akan memperoleh akses vaksin sebesar 20 persen dari populasi kita,” kata Retno Marsudi di Jakarta, Kamis (17/9/2020).
Indonesia juga akan memperoleh keringanan finansial melalui mekanisme ODA (Official Development Assistance) maupun co-financing.
Retno mengatakan dengan mekanisme pendanaan tersebut akan berpengaruh terhadap harga vaksin.
“Diharapkan harga vaksin melalui track multilateral ini akan lebih murah dibanding mekanisme lainnya,” kata Retno.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memperkirakan vaksin melalui jalur kerjasama multilateral ini baru akan tersedia pada 2021.
• Unggah Video saat Jalani Tes Swab Covid-19, Melly Goeslaw Akui Tak Seseram yang Dibayangkan
• Negatif, Okky Lukman Unggah Hasil Tes Swab, Tepis Hoax di Grup WA Sebut Dirinya Positif Covid-19
Pihaknya akan terus mengawal proses kerja sama tersebut.
Indonesia juga baru saja melakukan penandatanganan MoU antara Kementerian Kesehatan dan UNICEF Indonesia mengenai pengadaan dan mekanisme delivery vaksin dari GAVI Covax Facility, Rabu (16/9/2020).
Menlu mengatakan MoU tersebut sangat penting untuk persiapan proses pengadaan dan mekanisme delivery vaksin.
“Sekali lagi, melalui jalur kerja sama multilateral,” katra Menlu.
Dengan adanya MoU ini diharapkan tidak akan terjadi delay dalam hal pengiriman kepada masyarakat jika vaksin sudah tersedia.
“Melalui pendekatan jangka pendek untuk memperoleh akses vaksin yang aman dengan harga terjangkau. Indonesia terus memperkuat kerjasama melalui track bilateral dan track multilateral," katanya.
Menlu meyakinkan pendekatan jangka pendek dilakukan sambil terus memperkuat upaya jangka panjang Indonesia dalam mengupayakan kemandirian vaksin, yaitu melalui pengembangan vaksin merah putih.
Seorang relawan mendadak positif Covid-19 belum lama setelah disuntik vaksin virus corona. Terungkap begini kronologinya.
Menyediakan diri untuk disuntik vaksin Covid-19, seorang relawan justru dinyatakan positif virus corona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/kondisi-wisma-atlet-kemayoran.jpg)