Breaking News:

Pukul Anak Hingga Tewas karena Sulit Belajar, Ortu Ini Ternyata Sempat Pura-pura Buat Video Ultah

Teganya orangtua usai menghilangkan nyawa anak kandungnya malah pura-pura buat video ucapan ultah dan sebut putrinya menghilang.

Editor: Monalisa
Istimewa via Kompas.com
Makam jenazah bocah kelas 1 SD yang dibunuh orangtuanya kembali digali. 

TRIBUNSTYLE.COM - Bukannya merasa bersalah, orangtua yang tega memukul  anak kandungnya hingga tewas gara-gara sulit belajar online ternyata sempat pura-pura lakukan ini.

Segala cara dilakukan oleh pasangan suami istri ini demi melarikan diri usai menghilangkan nyawa anak kandung mereka.

Tak hanya mengubur jasad anak kandungnya dengan masih berpakaian lengkap, orangtua ini ternyata sempat membuat drama kesedihan.

Agar tak dicurigai sebagai pembunuh, pasangan suami istri berinisial IS dan LH ini sempat membuat video setelah membunuh putrinya.

Dalam video ulang tahun putrinya itu, IS dan LH berakting seding seolah putrinya sedang hilang dan belum ditemukan.

Dalam video ucapan ulang tahun untuk korban, orangtua jahat ini menulis harapan agar korban segera ditemukan dan kembali ke rumah pada 29 Agustus 2020.

Asyik Minum-minum di Bar Bersama Geng Ibu-ibu, Tak Sadar 2 Bocah Terkunci di Mobil Tewas Kepanasan

Tak Kerjakan PR, Bocah 13 Tahun Tewas Dalam Tidur Usai Dihukum Guru Squat Jump 100 Kali

Ilustrasi
Ilustrasi (india.com)

Video tersebut kemudian dibagikan di media sosial.

Bahkan IS dan LH sempat melaporkan ke polisi jika anaknya hilang.

Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP David Adhi Kusuma mengatakan, korban membuat laporan kehilangan di Polsek Setiabudi, Jakarta.

"Setelah melakukan penguburan jenazah, mereka sempat pulang dan pindah kontrakan, dan buat laporan polisi anaknya hilang dua hari kemudian," kata Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP David Adhi Kusuma.

Demi meyakinkan polisi, pelaku yang berinisial IS dan LH juga membawa saudara kembar korban.

Anaknya tersebut diperintah untuk membuat keterangan palsu di hadapan polisi.

"Saudara kembarnya ini bilang saat dimintai keterangan polisi jika korban hilang saat sedang bermain," kata David.

tribunnews
Kepolisian dan warga Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten melakukan pengangkatan jenazah yang diduga korban pembunuhan, Sabtu (12/9/2020).(Istimewa) (ISTIMEWA VIA KOMPAS)

Hingga saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku untuk mendalami kasus tersebut.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved