Breaking News:

WASPADA Kanker Prostat, Ini Frekuensi Ideal Hubungan Badan PerMinggu Bagi Pria, Jangan Numpuk Sperma

Demi mencegah kanker prostat, penyakit khas pria, ketahui frekuensi berhubungan badan ideal bagi pria per minggunya. Intinya, jangan numpuk sperma.

Shutterstock
Yoga, salah satu cara pria melawan sakit akibat kanker prostat 

TRIBUNSTYLE.COM - Demi mencegah kanker prostat, penyakit khas kaum pria, ketahui frekuensi berhubungan badan ideal bagi pria per minggunya. Intinya, jangan lama-lama menampung produksi sperma terlalu banyak, karena berisiko kanker prostat.  

Terlalu jarang mengeluarkan sperma ternyata berbahaya bagi kaum pria.

Namun, terlalu sering sperma keluar juga tak baik bagi kesehatan, mulai dari kualitas sperma menurun hingga impotensi.

Hal itu tentunya menimbulkan pertanyaan.

Lantas, berapa kali Idealnya sperma harus keluar dalam seminggu.

FAKTA BARU Hasil Riset: Virus Corona Merusak Testis, Hambat Produksi Sperma, Menurunkan Kejantanan

BOLEHKAH Pasien Corona Berhubungan Badan? Ada Temuan Mengejutkan Ini di Sperma Pasien Covid-19

Ilustrasi kanker prostat
Ilustrasi kanker prostat (tokogamat.com)

Berapa kali pria idealnya berhubungan badan 

Dilansir dari Kompas.com, sebenarnya tidak ada patokan baku berapa kali seminggu sperma harus keluar.

Frekuensi ejakulasi atau sperma keluar setiap individu bisa berbeda-beda, tergantung:

- Usia

- Kondisi

- kesehatan

- Status hubungan pribadi masing-masing

Berdasarkan studi di AS pada 2015, pria paling sering ejakulasi dari bercinta dengan pasangannya saat berusia 25-29 tahun.

Dari penelitian terpantau, frekuensi bercinta dan seringnya sperma keluar tersebut semakin menurun atau makin jarang seiring pertambahan usia.

Hingga kini, belum ada patokan baku frekuensi ideal pria mengeluarkan sperma dalam sepekan, baik itu melalui masturbasi atau bersama pasangannya.

Dampak sering mengeluarkan sperma bagi tubuh juga tidak bisa dipukul rata antara satu pria dengan pria yang lainnya.

Ejakulasi atau sperma keluar baru berbahaya bagi pria apabila pria tidak nyaman melakukannya dan aktivitas seksual menyebabkan nyeri.

Studi ejakulasi bisa memberikan manfaat kesehatan

Pertanyaan berapa kali seminggu sperma harus keluar bagi pria jamak digulirkan sejak muncul laporan dari European Urology pada akhir 2016 lalu.

Melansir Healthline, studi terhadap 31.925 pria tersebut menyebut, ejakulasi setidaknya 21 kali sebulan bisa mengurangi risiko kanker prostat pada pria.

Ilustrasi hubungan badan
Ilustrasi hubungan badan (Shutterstock)

Dengan kata lain, untuk mencegah kanker prostat, pria perlu mengeluarkan sperma setidaknya empat kali dalam seminggu.

Kendati ada temuan studi antara kanker prostat dan frekuensi ejakulasi, namun penelitian tersebut masih perlu riset lebih lanjut.

Pasalnya, studi tersebut hanya mengandalkan laporan dari responden dalam medio 1992 sampai 2010.

Para responden melaporkan frekuensi ejakulasi per bulan dan apakah mereka mengidap kanker prostat atau tidak.

Penelitian tersebut dianggap belum menyakinkan karena mengandalkan laporan dari responden, bukan dari pengamatan laboratorium terkontrol.

Sehingga, ada kemungkinan hasilnya belum cukup akurat karena responden bisa saja tidak jujur melaporkan frekuensi ejakulasinya.

Studi yang lain pada 2004 juga berupaya membuktikan kaitan frekuensi sperma keluar dengan risiko kanker prostat.

Namun, para ahli menyimpulkan frekuensi ejakulasi tidak signifikan memengaruhi faktor risiko kanker prostat.

Menurut sejumlah ahli, kanker prostat tidak dipengaruhi kebiasaan dan frekuensi ejakulasi.

Melainkan lebih dipengaruhi kondisi kesehatan pria.

Terlepas dari seberapa sering pria ejakulasi atau spermanya keluar, terdapat beberapa manfaat ejakulasi, di antaranya:

- Bisa jadi sarana membakar kalori, terutama apabila seks dilakukan bersama pasangannya

- Seks dan ejakulasi dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke

- Seks dan ejakulasi dapat meredakan stres, memperbaiki suasana hati, dan mengurangi nyeri

- Berhubungan seks setidaknya sekali seminggu juga bisa meningkatkan sistem daya tahan tubuh

- Ejakulasi juga membantu pria tidur lebih nyenyak.

Para pria tak perlu khawatir sperma keluar secara teratur bakal habis.

Dalam kondisi normal, pria bisa memproduksi 1.500 sperma setiap detik atau beberapa juta dalam sehari.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Idealnya, Sperma Harus Keluar Berapa Kali dalam Seminggu?".

Sumber: Kompas.com
Tags:
hubungan badankanker prostatpriaPenyakit
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved