Breaking News:

DEMI Selamatkan Burung Langka, Penduduk Desa di India Ini Rela Tanpa Lampu Selama 35 Hari

Penduduk desa di India ini rela hidup tanpa lampu selama 35 hari untuk menyelamatkan keturunan burung langka India ini

Tayang:
wikipedia
Ilustrasi burung murai India 

TRIBUNSTYLE.COM - Demi lestarikan burung langka, desa di India ini betah bergelap-gelapan selama satu bulan lebih.

Para penduduk desa ini kompak tidak menyalakan lampu-lampu jalan selama 35 hari.

Tindakan tersebut dilakukan karena ingin melestarikan agar burung langka itu bisa tetap bekembang biak dan lestari.

Aib Memalukan Perselingkuhan Suami dan Pembantu Terbongkar Gara-gara Kicauan Burung Beo, Istri Syok!

Alami Kelainan Genetik, Bayi di India Ini Tak Miliki Tangan & Kaki, Para Dokter dan Keluarga Bingung

Penduduk desa Pothakudi di distrik Sivagangai, Tamil Nadu, sepakat membantu burung murai India menetaskan telurnya, sebagaimana dilansir TribunStyle.com dari Gulf News.

Ilustrasi burung murai India
Ilustrasi burung murai India (Pixabay/sarangib)

Ide ini bermula dari salah seorang siswa di desa tersebut bernama A Karuppauraja (20).

Ia melihat ada seekor burung yang membuat sangkar dan terdapat telur di dalamnya.

Namun, sangkar tersebut berada di sebuah tombol saklar lampu untuk menyinari jalan-jalan di desanya.

Mengetahui bahwa burung tersebut berjenis murai khas India yang langka, ia meminta warga untuk membantu menyelamatkan generasi penerus burung tersebut.

Alhasil, warga desa tidak menggunakan listrik yang terhubung ke kotak saklar agar telur-telur dapat menetas.

"Hampir 100 keluarga ada di wilayah ini, dan kami menggunakan sekitar tiga puluh lampu jalan di sini," ucap Karuppuraja.

"Suatu hari, ketika kami melewati kotak saklar, kami melihat ada seekor burung meletakkan tiga telurnya," tambahnya.

Ilustrasi telur burung murai India
Ilustrasi telur burung murai India (Pixabay/dennisflarsen)

Ia kemudian mengambil foto murai India tersebut dan memposting di grup WhatsApp yang berisi seluruh penduduk desa.

Karuppuraja kemudian meminta seluruh warga untuk tidak menggunakan listrik yang terhubung ke kotak saklar tepat sarang burung tersebut berada.

"Kami segera mengambil foto mereka dan memposting di grup WhatApp desa kami, meminta orang-orang utnuk bekerja sama dan tidak menggunakan listrik yang terhubung ke kotak saklar sehingga telur menetas dan burung itu hidup," tambahnya.

Karena seluruh lampu jalan terhubung ke saklar, warga desa tidak menggunakan lampu selama 35 hari.

Sebagain informasi, burung murai India merupakan spesies yang terancam punah.

Burung jenis ini sering ditemukan di Bhutan, Bangladesh, Pakistan, India, dan Sri Lanka.

Murai India kerap hidup dekat pemukiman warga dan sering kali hinggap di atap rumah.

Kambing Kecil Berwajah Mirip 'Manusia' Ini Jadi Sesembahan di India, Simak Video Viralnya

Berita viral hari ini - Kambing kecil dengan wajah mirip dengan 'Manusia' ini jadi sesembahan di India. Simak video viralnya berikut ini.

Sebuah video yang memperlihatkan kambing dengan wajah mirip dengan manusia ini menjadi perbincangan di berbagai kantor media internasional.

Dilansir dari Daily Mail pada (22/1/2020), kambing berwajah manusia itu diketahui lahir pada beberapa hari yang lalu di Rajasthan, India.

Dari video yang beredar wajah dari kambing ini memang mirip seperti manusia dan menjadi perhatian penduduk setempat.

Bahkan diketahui kambing wajah mirip dengan 'manusia'  ini disembah sebagai utusan dewa atau bahkan dewa di sebuah desa kecil di India tersebut.

 Wanita Viral Nikah Hanya 12 Hari Beber Isi Chat Terakhir ke Suami, Ungkapan Cintanya Tak Dibalas

 Dikira Tak Sengaja Sentuh Panci Panas, Ibu Kaget CCTV Tunjukkan Kelakuan Ngeri Pembantu Pada Anaknya

Penampakan wajah kambing mirip dengan manusia.
Penampakan wajah kambing mirip dengan manusia. (Daily Mail)

Warga desa Nimodia, Rajasthan, India, ini pun terkejut melihat binatang kecil dengan wajah dan mata yang rata yang tampak sangat manusiawi.

Dilansir dari NYPost, Mukeshji Prajapap, pememilik kambing tersebut mengatakan bahwa kambing ini sebenarnya menderita cacat bawaan langka.

Penyakit kelaianan wajah ini dikenal sebagai "cyclopia".

Cyclopia ini diduga menyebabkan gen yang dalam keadaan normal membuat simetri wajah, gagal membentuknya dengan baik.

Mengamini adanya kelainan genetika pada kambing, para ahli telah mengatakan bahwa kambing ini menderita cacat bawaan langka yang dikenal sebagai cyclopia.

Di mana gen yang dalam keadaan normal membuat gagal simetri wajah.

 Viral Video Detik-detik & Kronologi Penodongan Warteg Jaksel, Polisi: Pemain Lama & Belum Ditangkap

 Kisah Ibu Temukan Anak Tewas Tergigit Ular Weling yang Ia Tangkap: Menggaruk Lantai & Mulut Berbusa

Tetapi beberapa warga di Nimodia yang terpencil ini bahkan dilaporkan telah menyembah binatang kecil itu.

Memang tidak sedikit berita yang beradar mengatakan bahwa banyak di daerah India terpencil ini menyembah dan mendewakan binatang seperti ini.

Selain menarik banyak perhatian, hewan-hewan berkelainan genetika seperti ini memang jarang ditemukan, lantas menjadi mitos di sana.

Menurut sebuah laporan media lokal India, hewan aneh itu membuat penduduk desa bingung karena struktur wajahnya yang aneh membuatnya terlihat seperti orang tua marah.

Mukeshji Prajapap saat pertama kali menemukan bahwa kambingnya ini berbeda juga melihat kambing ini mengibas-ngibaskan ekornya dan berjalan tergopoh.

(TribunStyle.com/Nafis/Dhimas Yanuar)

Mirip di India, Viral Video Polisi Pukuli Bokong Warga dengan Rotan yang Ngeyel Tak Pakai Masker

Warga India Minum Urine Sapi demi Tangkal Virus Corona, Sudah Tradisi Selama 21 Tahun, Ini Kata Ahli

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
IndiaburungWhatsApp
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved