Virus Corona
Begini Cara Kerja Kalung Eucalyptus yang Dikembangkan Kementan Menurut Peneliti, Hirup Baunya
Begini cara kerja kalung eucalyptus yang dikembangkan Kementerian Pertanian (Kementan) jadi bahan antivirus corona menurut pakar.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Dhimas Yanuar
Dilansir dari medicalnewstoday, eucalyptus adalah pohon cemara yang tumbuh di Australia.
Namun, sekarang telah banyak tumbuh di berbagai negara di seluruh dunia.
Pohon ini sebagai bahan dalam banyak produk, digunakan untuk mengurangi gejala batuk dan pilek.
Selain itu, dalam bentuk krim dan salep dipakai untuk menghilangkan rasa sakit otot dan sendi.
Minyak yang berasal dari pohon ini biasanya digunakan sebagai antiseptik, parfum, bahan dalam kosmetik, penyedap, hingga pelarut industri.
Dilansir dari Healthline, berikut ini 5 manfaat minyak atau obat yang mengandung eucalyptus.
1. Meredakan Batuk
Selama bertahun-tahun, minyak eucalyptus digunakan untuk meredakan batuk.
Sama seperti minyak kayu putih, minyak dari pohon eucalyptus juga sering digunakan sebagai bahan obat untuk meredakan batuk, pilek, atau flu.
2. Melegakan Pernapasan
Kondisi pernafasan tertentu seperti asma atau sinusitis dapat diredakan dengan menghirup uap dari minyak eucalyptus.
Minyak ini akan bereaksi terhadap membran mukus, tak hanya mengurangi lendir tetapi juga membantu melegakannya hingga lendir bisa keluar saat batuk.
3. Menjauhkan dari Serangga
Minyak eucalyptus juga bisa menghindarkan diri dari serangga.
Seperti diketahui, nyamuk dan serangga menggigit lainnya bisa saja membawa penyakit yang dapat membahayakan kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/antivirus-corona-dari-eucalyptus-buatan-kementan.jpg)