Virus G4 Sudah Terdeteksi Para Ilmuwan, Kini Dalam Pengumpulan Lebih Banyak Informasi
Para ilmuwan sudah mendeteksi adanya virus flu babi terbaru yakni virus G4.
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Virus flu babi dapat menyebabkan penyakit tingkat tinggi pada kawanan babi.
Lebih lanjut, flu babi juga dikabarkan dapat menyebabkan kematian.
Tanda-tanda umum pada babi yang sakit termasuk demam, depresi, batuk (menggonggong), keluar dari hidung atau mata, bersin, kesulitan bernafas, mata merah atau peradangan, dan keluar makan.
Namun, babi yang terinfeksi influenza juga tidak tampak sakit atau hanya sakit ringan.
Virus influenza babi dapat bersirkulasi di antara babi sepanjang tahun.
Tetapi sebagian besar wabah terjadi selama akhir musim gugur dan musim dingin mirip dengan wabah influenza musiman pada manusia.
Bisakah Manusia Terinfeksi Virus Flu Babi?
Muncul pertanyaan terkait virus flu babi ini, bisakah manusia terinfeksi?
Jawabannya, bisa.
Sebelumnya, virus flu babi biasanya tidak menginfeksi manusia.
Namun, penyebaran virus secara sporadik menyebabkan virus influenza ini menginfeksi manusia.
Ketika ini terjadi, virus-virus ini disebut "virus varian".
Paling umum, infeksi manusia dengan virus varian telah terjadi pada orang yang terpapar babi yang terinfeksi.
Misalnya, orang berada di dekat babi atau pekerja di industri babi.
Selain itu, berdasarkan dokumentas kasus, beberapa orang menjadi sakit setelah terpapar satu atau lebih babi yang sakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/babi-yang-ada-di-penangkaran.jpg)