Flu Babi G4 Disebut Telah Menginfeksi 10,4 Persen Pekerja di Peternakan & 4,4 Persen Populasi China
Virus Flu Babi Baru G4 disebut telah menginfeksi 10,4 persen pekerja di peternakan babi dan 4,4 persen populasi China
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Viru bernama G4 EA H1N1 atau G4 ini bisa tumbuh dan berkembang pada sel-sel di dalam saluran pernapasan manusia.
Para ilmuwan juga telah menemukan bukti penularan pada manusia yang bekerja pada industri peternakan babi di China.
Melansir Science Alert via Kompas.com, Penelitian tersebut dilakukan oleh para ilmuwan gabungan dari beberapa universitas di China, serta Chinese Center for Disease Control and Prevention (China CDC)
Studi tersebut telah dipublikasikan pada jurnal sains PNAS.
Saat para peneliti melakukan tes anti bodi terhadap populasi yang memiliki kontak dekat dengan virus tersebut, hasilnya mencengangkan.
Ada sebanyak 10,4 persen pekerja di penjagalan dan peternakan babi yang disebut telah terinfeksi.
Tes yang sama juga memprediksi sekira 4,4 persen populasi China secara keseluruhan telah terinfeksi G4.
Sejauh ini, belum ada bukti virus G4 bisa menular antarmanusia.
Selama ini manusia terinfeksi G4 melalui kontak langsung dengan hewan ternak.
Inilah yang menjadi ketakutan utama para peneliti.
“Jika virus G4 terus bermutasi hingga bisa menular antarmanusia, hal itu akan meningkatkan risiko pandemi,” tutur ilmuwan.
Oleh karena itu, mereka mengingatkan berbagai pihak untuk selalu mengawasi para pekerja di peternakan terutama peternakan babi.
Hal tersbeut pun dikatakan langsung Kepala Departemen Pengobatan Hewan di Cambridge University, James Wood.
“Ini adalah pengingat bahwa kita selalu berisiko tinggi terhadap penyakit zoonosis, terutama yang berasal dari peternakan,” tutur Wood.
Virus G4 Miliki Kemiripan dengan Strain Flu Lain, Ini Penjelasan Profesor & Peneliti Epidemiologi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-babi-1.jpg)