Virus Corona
Obat 'Dewa' Dexamethasone untuk Obati Covid-19 Ternyata Miliki Efek Samping, Simak Penjelasannya
Ternyata ada efek samping dari penggunaan obat dewa Dexamethasone untuk mengobati pasien virus corona, simak penjelasan dari Dirjen Kesehatan Malaysia
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Obat Dexamethasone yang dianggap sebagai 'obat dewa' karena bisa menekan angka kematian akibat Covid-19 ini ternyata miliki efek samping.
Melansir Free Malaysia Today via Tribunnews.com, Dirjen Kesehatan Noor Hisham meminta warga untuk tidak menggunakan Dexamethasone tanpa resep dokter.
Ini dikarenakan Dexamethasone memiliki beberapa efek samping.
Salah satunya yakni kelemahan otot dan keropos tulang.
Noor Hisham juga mengatakan bahwa obat tersebut sebenarnya sudah digunakan di Malaysia untuk mengobati beberapa penyakit lain, termasuk kanker.
• TERPAKSA Masuk Toilet Umum Tapi Takut Kena Corona? Ini 7 Cara Hindari Penularan, Jangan Sentuh Ini
• Fakta-fakta Dokter Madura Gugur di Surabaya Karena Corona, Pesan Harunya Viral
"Dari hari pertama, kami telah menggunakan obat ini. Ini bukan sesuatu yang baru tetapi karena infeksi Covid-19, setiap hari ada pelajaran dan tantangan baru," ujarnya.
"Sekarang, kami memiliki bukti untuk menunjukkan bahwa obat itu manjur untuk pasien Kategori 5."
"Pasien Kategori 5 yaitu pasien yang memakai ventilator, sepertiga dari mereka menjalani pengobatan dan pulih karenanya," katanya.
Oleh karena itu, bukti menunjukkan bahwa pasien yang sakit parah dapat menggunakan Dexamethasone.
"Namun demikian, kita harus berhati-hati dalam menggunakan obat ini karena memiliki efek samping dan komplikasinya," tambahnya.
Noor Hisham mengatakan bahwa kementerian telah menggunakan Dexamethasone dalam dosis 4mg dua atau tiga kali sehari selama maksimum lima hari dalam merawat pasien Kategori 4 dan 5 Covid-19.
Ia juga mengatakan uji klinis secara acak Dexamethasone di Universitas of Oxford, Inggris menunjukkan obat itu membantu mengurangi peradangan.
Dexamethasone dapat mengurangi risiko kematian di antara pasien Covid-19 dengan kesulitan bernapas serius, terutama yang membutuhkan bantuan pernapasan.
Namun data menunjukkan, obat tersebut tidak membantu dalam pengobatan pasien terinfeksi virus corona dengan gejala ringan.
DEXAMETHASONE Diklaim Efektif Cegah Kematian Pasien Covid-19, Benarkah? Ini Penjelasan Ahli Inggris
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/kementerian-kesehatan-malaysia-dexamethasone.jpg)