Breaking News:

Virus Corona

Sering Berpergian Saat Corona? Lihat Seberapa Besar Risiko Tertular dari Naik Mobil Hingga Pesawat

Jangan dianggap remeh! sering berpergian saat pandemi corona ternyata sebesar ini risiko ikut tertular Covid-19.

Tayang:
Editor: Monalisa
Freepik
Ilustrasi new normal life setelah pendemi corona 

Seperti halnya maskapai, sejumlah penyedia jasa transportasi darat juga memberlakukan aturan pemakaian masker kepada penumpangnya.

Mereka juga mengatur pembatasan fisik jika memungkinkan, dan menerapkan disinfeksi seluruh permukaan yang sering disentuh secara lebih sering.

Menurut Khabbaza, transportasi darat seperti bus dan kereta memiliki risiko yang sama dengan transportasi udara.

"Pembatasan jarak tidak selalu memungkinkan karena virusnya akan terus berada di sana," ujar dia.

3. Transportasi laut

Meskipun sejumlah kapal pesiar dikabarkan menjadi klaster Covid-19, namun risikonya justru akan lebih rendah ketika mereka memutuskan untuk kembali berlayar nanti.

Tentunya, itu harus dibarengi dengan tindskan pencegahan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan pelayaran dan dipatuhi oleh para penumpang dan awak kapal.

"Itu melibatkan seluruh pihak," kata Khabbaza.

Penumpang kapal pesiar dapat tetap terpisah dari kelompok lain di kapal dengan tinggal di kamar mereka sendiri.

Area umum kapal menawarkan ruang untuk jarak, sementara aktivitas luar ruang secara inheren lebih minim risiko dalam hal penularan penyakit.

Penghapusan layanan makanan prasmanan menjadi langkah yang sedang dipertimbangkan oleh beberapa perusahaan pelayaran di AS.

Langkah itu tidak hanya dapat menghilangkan titik transmisi potensial untuk Covid-19, tetapi juga untuk penyakit bawaan makanan yang telah lama mengganggu operasi kapal pesiar.

Pramugari pakai APDAwak kabisn Emirates gunakan alat pelindung diri saat bertugas di pesawat. (Dok. Emirates)
Pramugari pakai APDAwak kabisn Emirates gunakan alat pelindung diri saat bertugas di pesawat. (Dok. Emirates) (Via Kompas.com)

4. Taman hiburan

Seiring dengan dijalankannya kenormalan baru di sejumlah wilayah, tempat-tempat hiburan juga perlahan dibuka kembali.

Namun, Khabbaza mengatakan, risiko terbesar mungkin datang dari perjalanan yang diperlukan untuk mencapai taman hiburan atau tempat-tempat wisata lainnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Tags:
virus coronaCovid-19pesawatkeretamobilmasker
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved