Sisipkan Pidato Pemimpin Aliran Sesat, Lagu Suga BTS Tuai Protes, Big Hit Entertainment Minta Maaf
Lagu Suga BTS tuai kontroversi karena sisipkan pidato Jim Jones, begini tanggapan Big Hit Entertainment.
Penulis: Apriantiara Rahmawati Susma
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Lagu Suga BTS tuai kontroversi karena sisipkan pidato Jim Jones, begini tanggapan Big Hit Entertainment.
Suga BTS baru saja merilis mixtape keduanya yang bertajuk D-2.
Sesaat setelah dirilis, Mixtape kedua Suga BTS pun menuai sukses di tangga lagu internasional.
Namun di balik kesuksesannya, Suga BTS kini harus tersandung masalah.
Pasalnya, salah satu lagu yang dirilis Suga BTS, 'What Do You Think?' menuai kontroversi lantaran menyisipkan pidato Jim Jones di dalamnya.
Jim Jones sendiri merupakan seorang pemimpin aliran sesat yang mengarahkan 909 orang untuk membunuh diri mereka sendiri.
• Jungkook BTS Kedapatan ke Klub Saat Pandemi, Big Hit Entertainment Minta Maaf dan Umumkan Hasil Tes
• Gandeng Suga BTS di Lagu Eight, IU Sukses Jadi Wanita Korea Kedua Duduki Top iTunes Chart Amerika
Diketahui, sampel tersebut berasal dari pidato Jim Jones di tahun 1977.
Hal ini sontak menimbulkan protes dari banyak netizen.
Tak berapa lama kemudian, agensi BTS, Big Hit Entertainment memberikan pernyataan mereka terkait lagu Suga BTS tersebut.
Berikut pernyataan Big Hit Entertainment seperti dikutip TribunStyle dari Soompi:
"Halo, ini adalah Big Hit Entertainment. Ini adalah pernyataan resmi kami tentang masalah mixtape Suga BTS.
Sampel vokal pidato dalam pengantar lagu "What Do You Think?" pada mixtape dipilih tanpa maksud khusus oleh produser yang bekerja di lagu itu, yang tidak mengetahui identitas pembicara dan menggunakan sampel untuk suasana keseluruhan lagu.
Setelah sampel pidato dipilih, perusahaan mengikuti proses internal kami dan melakukan prosedur untuk meninjau kesesuaian konten.
Namun, dalam proses pemilihan dan peninjauan, kami melakukan kesalahan karena tidak mengenali ketidaktepatan konten dan termasuk sampel dalam lagu.
Big Hit Entertainment memiliki proses untuk meninjau konten beragam yang ditargetkan untuk audiens global untuk masalah sosial, budaya, dan historis yang potensial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/sisipkan-pidato-pemimpin-aliran-sesat-lagu-suga-bts-tuai-protes-big-hit-entertainment-minta-maaf.jpg)