Breaking News:

Virus Corona

GEGARA Corona PHK Merajalela, Perusahaan Bangkrut, Tapi Pasutri Ini Kaya Mendadak, Lihat Rahasianya

Pandemi virus corona disebut bikin ekonomi carut-marut, pasangan suami istri ini malah jadi orang terkaya baru.

Tayang:
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Agung Budi Santoso
Kolase TribunStyle (Pixabay)
Ilustrasi pasangan suami istri miliarder. 

China memang terus menerus mencetak miliarder-miliarder baru di bidang teknologi.

Sebagai informasi, 3 dari 5 orang terkaya di China saat ini berasal dari bidang teknologi.

Mereka adalah Pony Ma dari Tencent, Jack Ma dari Alibaba, dan Clin Huang sebagai CEO Pinduoduo.

Selain Linkage di China, ada pula perusahaan teknologi di Amerika Serikat yang mengalami kenaikan saham hingga 23 persen, yakni Datadog.

Muncullah dua miliarder baru dari perusahaan ini, yakni CEO Datadog, Oliver Pomel, dan Presiden Datadog, Alexis Le-Quoc.

Mereka masing-masing memiliki kekayaan yang mencapai 1,6 miliar dolar AS.

Olivier Pomel mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian Datadog di kuartal pertama.

"Krisis pandemi Covid-19 telah menunjukan kebutuhan digital, menggarisbawahi pentingnya pengamatan akan cloud environment, dan menegaskan kembali peluang jangka panjang untuk Datadog," ujarnya seperti dikutip dari Forbes, Kamis (14/5/2020).

Imbas Corona Juga Menjadikan Miliarder di Singapura Bertambah Kaya

Bulan lalu, diberitakan pula kekayaan miliarder Singapura meningkat karena imbas dari virus corona.

Dilansir dari South China Morning Post, pria terkaya di Singapura itu meraup lebih dari 1 miliar dolar AS per bulan tahun ini.

Harga saham perusahaan perangkat medisnya itu pun melonjak hampir 50 persen di tengah pandemi virus corona ini.

Berdasarkan data dari Bloomberg, kekayaannya meningkat sebanyak 4,3 miliar dolar AS tahun ini.

Dengan demikian total kekayaannya menjadi 13,5 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp 207 triliun.

 

Ventilator yang diproduksi Mindray.
Ventilator yang diproduksi Mindray. (SCMP/Xinhua)

Rata-rata dalam sehari, Li Xiting mampu meraup sekitar 37,7 juta dolar AS.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Tags:
virus coronaCovid-19pasutri
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved