Ramadhan 2020
Berbeda dengan Nuzulul Quran, Ini Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar, Amalkan Dzikir dan Doa
Berbeda dengan Nuzulul Quran, ini tanda-tanda Malam Lailatul Qadar, malam Ramadhan yang lebih baik dari seribu bulan. Amalkan doa dan dzikir.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: vega dhini lestari
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah IAIN Surakarta, Dr. H. Baidi, tayangan Tanya Ustaz di Kanal YouTube Tribunnews.com, memberikan penjelasan soal tanda-tanda Malam Lailatul Qadar.
Adapun tanda-tanda secara alamiah terkait terjadinya Malam Lailatul Qadar sebagaimana dijelaskan oleh Baidi, yakni sebagai berikut.
Suasana pagi atau malam hari sangat tenang dan udaranya segar.
Selain itu, sinar matahari ketika pagi hari cukup cerah dan tidak panas, dan lain sebagainya.
Amalan Doa dan Dzikir Menyambut Malam Lailatul Qadar
Baidi menjelaskan bahwa pahala yang didapatkan ketika orang melaksanakan ibadah di waktu Lailatul Qadar itu lebih baik dibanding seribu bulan atau kurang lebih 84 tahun.
Berikut adalah bacaan doa saat malam Lailatul Qadar.
Diriwayatkan dari Sayyidah Aisyah Radhiyallahu ‘anha, Aisyah berkata : “Aku bertanya, “Ya Rasulullah. Apa pendapat engkau jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi), apa yang harus aku Dzikir kan/baca?” Nabi Muhammad SAW menjawab, “Ucapkanlah/berdoalah :
اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني
Allahumma innaka ‘Afuwwun tuhibul ‘afwa fa’fu ‘anni.
Artinya: ”Ya Allah sungguhnya Engkau Maha Pengampun. Engkau suka memberi ampunan, maka ampunilah daku.” (HR.Tirmidzi 3760 dan HR.Ibnu Majah 3850)
Dalam riwayat Imam Syafi'i doa yang juga sering dipanjatkan Nabi Muhammad di malam 10 hari terakhir bulan Ramadan adalah:
Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzabannar.
Artinya: "Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka."

Oleh karena Malam lailatul Qadar tidak diketahui kapan jatuhnya, maka melakukan amalan doa dan dzikir sepanjang Ramadhan akan lebih baik.