4 Hal yang Harus Diperhatikan Seputar Kartu Pra Kerja, Alur Pendaftaran Hingga Orang yang Diutamakan
Berikut 4 hal penting yang harus diperhatikan seputar kartu pra kerja, simak alur pendaftarannya.
Editor: Ika Putri Bramasti
TRIBUNSTYLE.COM - Pendaftaran Kartu pra kerja telah dibuka oleh pemerintah sejak Sabtu (11/4/2020).
Kabar gembiranya Kartu Prakerja 2020 bisa dilakukan secara online (daftar Kartu Prakerja) di laman resmi www.Prakerja.go.id.
Program yang semula ditujukan sebagai bantuan biaya pelatihan untuk angkatan kerja itu kini juga diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak wabah corona.
Sasaran penerima Kartu Prakerja yang semula adalah warga negara Indonesia (WNI) berusia 18 tahun ke atas yang tidak sedang mengenyam pendidikan formal, kini menyasar ke para pekerja maupun pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak kehidupannya karena pandemi.
Bantuan ini diharapkan mampu membantu meringankan beban hidup masyarakat.
"Ditujukan sebagai sebuah instrumen social safety net (jaringan pengaman sosial) untuk membantu meringankan daya beli, meringankan beban hidup dan membantu daya beli masyarakat yang terdampak oleh Covid-19," kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (14/4/2020).
• Jutaan Orang Sudah Daftar Kartu Pra Kerja, Simak Alur Pendaftaran dan Hal yang Harus Diperhatikan
• Banyak Keluhan Daftar Kartu Pra Kerja Bermasalah, Hubungi 021-25541246 dan Email info@prakerja.go.id
Berikut 4 hal penting yang harus diperhatikan seputar kartu pra kerja:
1. Insentif Rp 3,5 juta
Anggota Kartu Prakerja bakal menerima insentif yang jumlahnya mencapai Rp 3.550.000.
Denni Puspa Purbasari menyebut, insentif itu terdiri dari tiga elemen.
Pertama, insentif sebesar Rp 1 juta yang merupakan bantuan biaya pelatihan kompetensi dan keterampilan pekerja.
Nantinya, anggota Kartu Prakerja diminta untuk mengikuti pelatihan online yang disediakan oleh digital platform mitra resmi pemerintah.
Biaya pelatihan itu akan dibiayai oleh pemerintah, masing-masing Rp 1 juta untuk setiap anggota.
"Apapun silakan pilih sendiri, kalau paketnya masing-masing Rp 200.000 berati rekan-rekan bisa mengambil sampai lima modul pelatihan," ucap Denni.
Ia mengatakan, insentif pelatihan tidak dapat dicairkan untuk keperluan lainnya. Oleh karenanya, jika tak habis digunakan, insentif ini akan hangus dengan sendirinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/website-kartu-prakerja.jpg)