Breaking News:

Tak Ada yang Lihat, Terungkap Cara BR Buang Jasad DS ke Gorong-gorong, Termasuk Diikat ke Tubuhnya

Begini cara keji BR ayah kandung yang bunuh dan buang jasad anaknya ke gorong-gorong hingga tak ada orang yang melihat.

Editor: Monalisa
TribunJabar.com/Firman Suryaman
Terungkap cara BR buang jasad anaknya di gorong-gorong depan sekolah 

Di rumah kosong tersebut, DS keukeuh minta uang study tour tersebut secara penuh.

BR kemudian kesal dan emosinya terpancing.

PELAKU PEMBUNUHAN-Pelaku pembunuhan Delis ternyata ayah kandungnya, BR dengan cara mencekiknya.
PELAKU PEMBUNUHAN-Pelaku pembunuhan Delis ternyata ayah kandungnya, BR dengan cara mencekiknya. (TRIBUN JABAR / FIRMAN SURYAMAN)

"Dia secara spontan mencekik leher korban hingga kehabisan nafas," ujar Anom.

DSkemudian lemas setelah dicekik.

Tentu saja, BR panik mengetahui kondisi putri sulungnya.

Saat diperiksa, ternyata DS sudah tak bernyawa.

BR lalu memutuskan kembali ke tempat kerjanya saat petang.

Hingga akhirnya, sekitar pukul 22.30 WIB, dia kembali ke rumah kosong tersebut.

BR membawa tubuh putri kandungnya yang sudah tak bernyawa naik sepeda motor.

Caranya, ia mengikatkan tubuh DS ke tubuhnya.

Hal Sepele Inilah yang Picu Emosi Ayah Kandung Tega Bunuh Putrinya & Membuangnya di Gorong-gorong

Saat itu cuaca sedang hujan lebat. Namun, BR tetap menerjang guyuran air hujan.

Ia lalu membawa DS ke gorong-gorong depan SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya.

BR kemudian memasukkan mayat putrinya ke dalam gorong-gorong tersebut secara paksa.

Bagian kaki DS dimasukkan lebih dulu hingga masuk sekitar dua meter.

"Ia bermaksud memasukkan jasad korban ke dalam gorong-gorong, agar warga menyangka korban mengalami musibah hanyut," kata Anom.

Pelaku pembunuhan Delis ternyata ayah kandungnya.
Pelaku pembunuhan Delis ternyata ayah kandungnya. (Tribun Jabar/Firman Suryaman)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Tags:
siswi SMPTasikmalayaayah kandunganaktewastersangkakorban
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved