Breaking News:

Kesha Ratuliu Didiagnosis Ada Tumor di Payudara, Ini 4 Ciri Deteksi Kanker Payudara Stadium 1

Kesha Ratuliu Didiagnosis Idap Kanker Payudara, berikut empat ciri-ciri untuk mengetahui kanker payudara stadium awal

Tayang:
Kolase TribunStyle.com/@kesharatuliu05/freepik
Kesha Ratuliu Didiagnosis Idap Tumor di Payudara, Ini 4 ciri deteksi Kanker Payudara stadium 1 

TRIBUNSTYLE.COM - Berikut empat ciri untuk mendeteksi kanker payudara seperti yang diderita oleh Kesha Ratuliu sejak dini.

Artis Kesha Ratuliu memberikan kabar tentang kondisi kesehatannya di story Instagram.

Perempuan kelahiran Jakarta, 5 Juni 1998 ini didiagnosis menderita tumor payudara.

Sontak kabar tersebut membuat banyak publik dan teman artisnya terkejut.

Melalui akun Instagram pribadinya, ia mengunggah hasil USG dari payudaranya.

Di story tersebut memperlihatkan terdapat tumor di bagian payudara sebelah kanannya.

Diketahui besar tumor tersebut berukuran 3 cm.

Selain itu, pada unggahan story Instagramnya, Kesha juga mengimbau pada pengguna Instagram lainnya untuk peduli terhadap tumor payudara.

Terdapat beragam ciri untuk mengetahui kanker payudara sejak dini di awal kemunculannya.

Dikutip langsung dari alodokter.com dan awalbros.com, gejala kanker payudara adalah munculnya benjolan atau tumor pada payurdara.

Secara fisik, enjolan tersebut akan muncul di sekitar payudara.

Biasanya, tumor ini memiliki ukuran yang kecil.

Namun, lambat laun akan berubah menjadi lebih besar.

Tumor tersbut lama kelamaan akan menempel pada kulit dan menimbulkan perubahan pada kulit, tak terkecuali pada putting susu.

Namun, kanker payudara dapat dikenali agar dapat diantisipasi dan mengobatinya sejak dini.

Memiliki risiko atau tidak, tentu tidak ada salahnya untuk mengenali ciri-ciri kanker payudara.

Terutama kanker payudara stadium satu.

Berikut empat ciri-ciri mengetahui kanker payudara stadium 1:

1. Munculnya benjolan di payudara

Benjolan pada payudara merupakan salah satu pertanda awal munculnya kanker payudara.

Benjolan ini tidak selalu terasa sakit.

Meski demikian, tidak semua benjolan yang muncul pada payudara bersifat kanker.

Benjolan ini dapat teraba saat kamu melakukan pemeriksaan pribadi di rumah.

2. Warna kulit payudara berubah

Perubahan warna ini terkadang disalahartikan dengan infeksi.

Perubahan warna kulit sudah cukup untuk membuat lebih waspada.

Pada tahap ini, kulit payudara akan menjadi kemerahan seperti terjadi iritasi, tekstur dan warna kulit seperti kulit jeruk, dan permukaan kulit area payudara yang terkena kanker tampak berlekuk-lekuk, serta terjadi penebalan kulit.

3. Puting terasa sakit

Ciri-ciri dari kanker payudara stadium 1 lainnya adalah dengan munculnya perubahan pada bagian puting disertai rasa nyeri.

Mungkin juga keluar cairan tidak normal dari puting atau puting melesak ke dalam.

4. Muncul benjolan pada ketiak

Meski disebut kanker payudara, bukan berarti benjolan di bawah ketiak yang ditemui tidak ada hubungannya dengan kanker ini.

Jaringan payudara meluas hingga di bawah ketiak.

Inilah mengapa kanker dapat menyebar melalui kelenjar getah bening di bawah ketiak. (TribunStyle.com/Nafis Abdulhakim)

Ilustrasi Tumor Payudara
Ilustrasi  (weetnow.com)

Kesha Ratuliu Terdiagnosis Tumor Payudara, Berikut ini Adalah Fakta tentang Tumor Payudara

Berikut ini adalah fakta tentang tumor payudara seperti yang diderita oleh Kesha Ratuliu.

 Setia Dampingi Kesha Ratuliu yang Dirongrong Tumor Payudara, Ini Potret Adhi Permana, Sosok Tunangan

 Ciri-Ciri dan Penyebab Tumor Payudara Jinak, Kenali dan Lakukan Pencegahan SADARI

 Kesha Ratuliu Ungkap Hasil USG Payudara, Jangan Tertukar, Ini Beda Tumor dan Kista

Melalui akun Instagramnya, Kesha juga mengingatkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap tumor payudara.

Rencananya, Kesha akan segera melakukan operasi untuk mengetahui tumor yang diidapnya ganas atau jinak.

  • Tumor payudara
Ilustrasi
Ilustrasi (medicalnewstoday)

Jenis tumor payudara yang jinak disebut dengan fibroadenoma mammae.

Fibroadenoma mammae adalah tumor jinak pada payudara perempuan yang terbentuk karena adanya kelainan pertumbuhan jaringan.

Pembentukan fibroadenoma terjadi karena jaringan fibrois stratoma dan poliferasi epitel lobulus.

Penyakit ini biasanya ditemukan pada perempuan dibawah usia 30 tahun.

Dilansir dari Healthline, menurut American Society of Breast Surgeons Foundation, sekitar 10 persen perempuan di Amerika Serikat didiagnosis memiliki fibroadenoma.

Selain itu, Medical News Today mengatakan bahwa tumor terdiri dari jaringan kelenjar dan ikat, kemudian bisa tumbuh menjadi berbagai ukuran.

Beberapa tumor sangat kecil sehingga tidak dirasakan, tetapi ada juga yang tumbuh menjadi besar dan banyak dirasakan.

Fibroadenoma bisa mempertahankan ukurannya dan bisa tumbuh menjadi besar serta menyusut seiring berjalannya waktu.

Fibroadenoma yang sudah tumbuh besar biasanya akan terasa seperti benjolan bundar yang kuat sehingga bergerak di bawah kulit.

  • Gejala
Ilustrasi
Ilustrasi (huffingtonpost.co.uk)

Fibroadenima biasanya tidak menimbulkan gejala yang menyakitkan karena lunak saat disentuh.

Kebanyakan orang tidak mengalami gejala serius apapun selain benjolan.

Menurut Breast Cancer Care, fibroadenima mungkin terasa lunak sebelum menstruasi.

Selain itu, mereka juga bisa membesar saat kehamilan, menyusui atau saat melakukan terapi penggantian hormon.

Tetapi, biasanya tumor jinak akan kembali ke ukuran semula setelah terjadi fluktuasi hormon.

  • Penyebab
Ilustrasi.
Ilustrasi. (Thinkstockphotos via Kompas.com)

Penyebab dari fibroadenoma masih tidak diketahui, tetapi hal ini disebut berkaitan erat dengan hormon reproduksi.

Fibroadenoa terjadi lebih sering selama tahun-tahun reproduksi atau sebelum masa menopause.

Selain itu, fibroadenoma juga akan menjadi lebih besar selama masa kehamilan atau dengan menggunakan terapi hormon.

Dan kondisi ini akan menyusun setelah menopause atau kadar hormon menurun. (TribunStyle.com/ang)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Kesha Ratuliukankertumor payudara
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved