Alasan Penting Kenapa Perlu Berhenti Berjalan saat di Eskalator, Bisa Merusak Tangga Jalan
Ternyata saat menggunakan eskalator kita sebaiknya tidak sambil berjalan, ini alasan utamanya.
Penulis: Sinta Manilasari
Editor: Dhimas Yanuar
TRIBUNSTYLE.COM - Ternyata saat menggunakan eskalator kita sebaiknya tidak sambil berjalan, ini alasan utamanya.
Menginjak eskalator dapat menimbulkan dilema.
Apakah baiknya kita sambil berjalan atau berdiri di tangga saja.
Selama bertahun-tahun, satu sisi tangga memang buat para pemakai tetap beridiri.
Sedangkan sisi yang lain untuk memberi jalan bagi para pejalan kaki.
• Viral Video Eskalator Mati Ambles Menelan Manusia, Simak Faktanya & 5 Hal yang Harus Diperhatikan
• Viral Foto-foto Pria Terjepit Eskalator, Gara-gara Hal Sepele, Pakai Sandal Jepit
Namun, sebuah penelitian menunjukkan bahwa lebih efisien jika tidak ada yang berjalan di eskalator.
Dan itu hanyalah salah satu dari banyak alasan mengapa lebih baik tidak berjalan di eskalator.
Melansir dari Bright Side, berikut alasan orang mengambil sikap tidak berjalan di eskalator.
1. Lebih banyak penumpang bisa naik jika semua orang hanya diam.
Eksperimen 2015 yang diadakan di Holborn Station menemukan bahwa eskalator yang berdiri saja dapat membawa hingga 30% lebih banyak orang.
Ini karena eskalator yang lebih tinggi membuat orang kurang mau berjalan.
Sehingga membuat ruang bagi pejalan kaki menjadi sia-sia.
Eksperimen lain setuju dengan temuan ini dan menemukan bahwa ketika kedua belah pihak digunakan untuk berdiri, kemacetan turun.
Garis untuk mencapai dan melangkah ke eskalator dipotong dari 73 orang menjadi hanya 24.
2. Pejalan kaki menghemat waktu dengan berdiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/film-blackhat-universal-pictures.jpg)