Breaking News:

Lucinta Luna Terjerat Narkoba

Lucinta Luna Bantah Tenggak Narkotika Tapi Cuma Psikotropika, Apa Bedanya? Simak, Ini Jawabannya

Kuasa hukum Lucinta Luna mengungkapkan kliennya bukan menggunakan narkotika, melainkan psikotropika, simak perbedaan keduanya di sini.

Kolase Tribunnews.com/Herudin, iStockphoto
Lucinta Luna klaim cuma gunakan psikotropika, bukan narkoba 

1. Golongan Narkotika

  • Narkotika Golongan I

Narkotika golongan ini boleh digunakan dalam jumlah terbatas untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Namun, penggunaannya harus dengan persetujuan menteri dan atas rekomendasi Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Contoh narkotika golongan I meliputi tanaman koka, tanaman ganja, kokaina, dan lain sebagainya.

  • Narkotika Golongan II

Narkotika olongan II dapat dipakai untuk kepentingan pengobatan.

Dengan berpegang pada indikasi medis, dokter bisa memberikan narkotika golongan II dalam jumlah terbatas pada pasien.

Contohnya, fentanil, morfina, dan lain sebagainya.

  • Narkotika golongan III

Sama seperti narkotika golongan II, golongan III juga boleh dipakai sebagai pengobatan medis dan diberikan oleh dokter.

Contoh narkotika golongan ini meliputi kodeina, propiram, dan sebagainya.

2. Golongan Psikotropika

Dilansir dari hukumonline.com, jenis psikotropika golongan I dan II telah dicabut karena telah ditetapkan sebagai narkotika Golongan I dalam UU Narkotika.

Pleh karenanya, jenis psikotropika yang semula menurut UU No.5 1997 ada 4 golongan, menjadi hanya 2 saja, yakni golongan III dan IV.

  • Psikotropika Golongan III

Golongan III berguna dalam bidang medis dan banyak digunakan dalam terapi dan/atau demi tujuan ilmu pengetahuan.

Zat-zat ini memiliki potensi sedang dalam menyebabkan ketergantungan.

Contohnya meliiputi amobarbital, katina, serta pentazosina.

  • Psikotropika Golongan IV

Psikotropika golongan IV bermanfaat dalam pengobatan.

Golongan ini juga sangat luas digunakan dalam terapi dan/atau untuk tujuan ilmu pengetahuan.

Namun, psikotropika golongan IV juga memiliki potensi ringan untuk menyebabkan ketergantungan.

Contohnya, alprazolam, diazepam, dan lorazepam.

Masih ada golongan psikotropika lainnya yang tidak berpotensi menyebabkan ketergantungan.

Karena itu, golongan lain ini dikategorikan sebagai obat keras.

Meski berbeda, baik narkotika maupun psikotropika sama-sama memiliki dampak buruk serta menimbulkan efek kecanduan jika dikonsumsi berlebihan.

Keduanya adalah jenis narkoba yang tidak boleh digunakan sembarangan karena sangat berbahaya.

Narkoba sendiri adalah singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif berbahaya lainnya. (TribunStyle.com/Panggayuh Gigih)

Viral Video Lucinta Luna Mengerang Kesakitan, Pengacara Beberkan Soal Resep Obat Depresi Pacar Abash

Ramai Kasus Lucinta Luna Konsumsi Tramadol dan Riklona, Didi Kempot Jadi Duta Antinarkoba

Ikuti kami di
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved