Bongkar Perlakuan Para Kru, Ray Sahetapy Ungkap Pengalaman Shooting Film Captain America: Civil War
Ray Sahetapy ceritakan pengalamannya syuting film Captain America: Civil War, bongkar perlakuan para kru film.
Penulis: Apriantiara Rahmawati Susma
Editor: vega dhini lestari
TRIBUNSTYLE.COM - Ray Sahetapy ceritakan pengalamannya shooting film Captain America: Civil War, bongkar perlakuan para kru film.
Penampilan aktor senior Ray Sahetapy di film Captain America: Civil War sempat ramai diperbincangkan beberapa waktu lalu.
Banyak orang dibuat penasaran dengan aksi Ray Sahetapy saat berperan di film tersebut.
• Curhat Ray Sahetapy Saat Shooting Captain America: Civil War, Soal Perlakuan Crew & Kena Semprot
• 4 Tahun Jadi Misteri, Ray Sahetapy Benar Bermain di Film Captain America: Civil War, Ini Buktinya
Namun, aksi Ray Sahetapy di film yang dirilis tahun 2016 itu justru tak muncul.
Empat tahun kemudian, rasa penasaran para pecinta film akhirnya terjawab.
Deleted scene film Captain America: Civil War yang menampilkan Ray Sahetapy akhirnya beredar.

Melalui YouTube Marvel Indo, adegan yang berdurasi 1 menit 38 detik itu memperlihatkan Ray Sahetapy tengah membuka aksi lelang barang-barang Hydra yang dimiliki Winter Soldier.
Menariknya, Ray Sahetapy menggunakan Bahasa Indonesia di adegan tersebut.
Belum lama ini, Ray Sahetapy membeberkan pengalamannya berperan di film tersebut.
Ray mengaku sangat dihormati selama shooting di Amerika Serikat.
Para kru film disebut memperlakukannya dengan baik selama proses shooting.
Bahkan, ada beberapa orang yang mengingat perannya saat membintangi film The Raid beberapa tahun silam.
• 4 Tahun Jadi Misteri, Ray Sahetapy Benar Bermain di Film Captain America: Civil War, Ini Buktinya
"Dan saya sebelumnya main, tokoh-tokoh itu seneng banget. Bahkan saya pernah dipeluk dua polisi karena saya pernah main di The Raid dulu," ucap Ray seperti dikutip dari tayangan Rumpi yang diunggah di kanal YouTube TRANS TV 7 Februari 2020.
"Mereka sangat hormati betul aktor itu, saya merasa (jadi aktor) waktu di Amerika justru," tambahnya.
Di kesempatan itu, Ray juga mengungkapkan alasan mengapa informasi mengenai penggarapan film tak boleh bocor ke publik.