Viral Hari Ini
VIRAL Tipu-tipu Wedding Organizer Pandamanda Capai Rp 2,5 Milyar, 50 Calon Pengantin Potensi Korban
Berita viral hari ini - Polres Metro Depok akan menelusuri aliran dana dari klien-klien Pandamanda, wedding organizer gelapkan uang calon pengantin.
Editor: Dhimas Yanuar
Menurut penuturan AS pada wartawan, ia sudah meraup 50 order penyelenggaraan pernikahan, yang paling jauh akan berlangsung Januari 2021 kelak.
Pandamanda disebut mulai oleng neraca keuangannya sejak 2018, ketika AS menebus rumah semi mewah tak jauh dari kantor Pandamanda.
Rumah tersebut dibeli AS seharga Rp 1,2 miliar.
Ia membelinya dengan cara cicil, dengan uang muka sejumlah Rp 300 juta.
Hingga hari ini, rumah tersebut belum lunas. AS kini ditahan di Mapolres Metro Depok.
Ia dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan diancam kurungan maksimal 4 tahun. (Kompas.com).
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Telusuri Aliran Dana Klien di Rekening Bos Pandamanda".
• Kisah Miris Bayi Baru Lahir Tertular Virus Corona Karena Ibunya Juga Terinfeksi, Kesulitan Bernapas
• Foto & Video Pembangunan Kilat 2 Rumah Sakit Virus Corona di China, RS Huoshenshan & Leishenshan

Sebelumnya telah diberitakan viralnya WO yang menipu puluhan calon pengantin ini berawal dari thread di Twitter yang dibagikan oleh akun bernama @elsyanaPS.
Akun @elsyanaPS membagikan kisah seorang temannya yang menjadi korban WO bernama Pandamanda.
Perempuan tersebut membagikan pengalamannya saat datang ke acara pernikahan seorang teman.
Saat sampai di gedung resepsi, Elsya terkejut gara-gara sama sekali tidak ada hidangan yang tersaji untuk para tamu.
Sampai akhirnya MC resepsi mengumumkan bahwa pihak katering tidak bisa datang ke acara resepsi.
• Viral WO Palsu, Iming-iming Cincin & Paket Komplit Cuma Rp 50 Juta, Puluhan Mempelai Jadi Korban
Mendengar pengumunan itu, Elsya merasa kalut membayangkan bagaimana perasaan temannya.
Elsya akhirnya membagikan tangkapan layar percakapannya dengan temannya itu.
Lalu Elsya memberanikan diri bertanya kepada temannya itu perihal katering yang tidak datang.