Hari Kanker Dunia, Kanker Serviks Penyebab Kematian Terbanyak Ke-2 Wanita Indonesia, Berawal Sepele
Hari kanker dunia, simak tentang kanker serviks yang menjadi penyebab kematian terbanyak ke-2 wanita di Indonesia, berawal dari hal sepele ini.
Editor: Dhimas Yanuar
Selain itu, pemberian vaksin yang sebelumnya harus disesuaikan dengan hasil pemeriksaan pasien, atau juga bisa dengan vaksinasi Human papilloma virus (HPV).
Deteksi dini selalu menjadi hal utama yang ditegaskan oleh ahli medis terhadap berbagai jenis penyakit, termasuk kanker serviks ini.
Human papilloma virus sebagai penyebab utama kanker serviks ini, sebenarnya sudah ada di dalam tubuh manusia.
Hanya saja virus yang berkembang menjadi banyak karena berbagai pemicu.
Adapun pemicu virus kanker serviks ini juga didorong oleh faktor risiko lainnya, bisa menjadikan virus tersebut jadi tumor ganas yang menyerang tubuh dari dalam. (Kompas.com).
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kanker Serviks Penyebab Kematian Nomor 2 Wanita Indonesia, Kenapa?".
Sayangnya, tidak semua informasi yang kita ketahui tentang kanker serviks ini merupakan fakta yang bisa dipercaya.
Tak jarang, informasi tersebut hanyalah mitos.
Berkaitan dengan mitos dan fakta tentang kanker serviks, dokter Kartika Hapsari, SpOG, FNVOG dari Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta, meluruskan beberapa hal yang keliru.
• 6 Mitos Seputar Kanker Serviks, Benar atau Salah? Ini Jawabannya
Semuanya ini diungkapkannya dalam sesi siaran langsung bersama Radio Kesehatan milik Kementerian Kesehatan, Rabu (20/2/2019). Berikut uraiannya:
1. Benarkah sering melahirkan memicu kanker serviks?
"Sebenarnya tidak juga. kalau misalnya berkali-kali melahirkan dan pasangannya setia, enggak terkena HPV tidak akan membuat perempuan mengalami kanker," ungkap Kartika.
Sebagai informasi, sekitar 80 persen kanker serviks disebabkan oleh HPV atau Human papillomavirus yang penularannya lewat hubungan seksual.
• Waspada! Pemakaian Pembalut yang Salah Bisa Akibatkan Kanker Serviks, Begini Kata Ahli
"Kalau punya anak banyak kemudian jadi kanker, itu enggak benar sih," katanya.
2. Apakah kehamilan di usia muda bisa menyebabkan kanker serviks?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/hari-kanker-dunia-kanker-serviks-penyebab-kematian-terbanyak-ke-2-wanita-indonesia-berawal-sepele.jpg)