Virus Corona
Waspadai Cara Penyebaran dan Penularan Virus Corona, dari Hewan hingga Lewat Mata
Beberapa dugaan dan analisis tentang cara penyebaran dan penularan virus corona, dari hewan hingga lewat mata.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Beberapa dugaan dan analisis tentang cara penyebaran dan penularan virus corona, dari hewan hingga lewat mata.
Dunia sedang dihebohkan dengan virus corona baru yang mewabah di Wuhan, China.
Virus misterius tersebut menyebabkan banyak orang terjangkit dan beberapa di antaranya meninggal.
Informasi terbaru korban virus corona ini adalah sejumlah 56 orang tewas, dan 2000 lebih orang terjangkit.
Berdasarkan informasi resmi di cdc.gov, virus corona ini banyak ditemukan di spesies hewan seperti unta dan kelelawar.
Virus ini dapat menginfeksi hewan dan bisa berevolusi menjadi virus baru yang menyerang manusia, seperti nCoV, SARS-CoV, dan MERS-CoV.
Lantas, bagaimana penyebaran dan penularan virus corona yang menggemparkan beberapa negara ini?
• Imbauan Kemenkes untuk Waspada Terhadap Virus Corona, Kenali Ciri, Penularan, dan Cara Pencegahan
• Curhat Mahasiswa Indonesia Terjebak Bersama Ribuan Orang Pengidap Virus Corona di Wuhan yang Ditutup
Diberitakan Kompas.com Sabtu (25/1/2020), virus corona adalah penyakit zoonosis atau yang ditularkan dari hewan ke manusia.
Beberapa peneliti tidak yakin bagaimana virus corona pertama kali menginfeksi orang di China.
Virus yang menyebabkan SARS dan MERS berawal dari kelelawar lalu memberikan petunjuk.
Dilansir dari TribunJogja.com, Timothy Sheahan dari Universitas North Carolina menjelaskan dengan gambar sederhana bagaimana cara virus corona menular dari hewan ke manusia.
Berikut ini cara virus corona menyebar ke manusia.
1. Protein pada kulit terluar virus punya kemungkinan untuk menempel pada sel-sel di saluran pernapasan inang.
Setelah menempel pada sel inang, gen virus menyebar ke bentuk protein.
2. Supaya dapat berpindah ke inang baru misal hewan ke manusia, gen virus ini mengalami mutasi.
Mutasi ini kemudian mengubah protein ke permukaan sehinga memungkinkan virus corona menempel pada sel spesies baru.
3. Dalam kasus corona SARS virus dapat melompat dari kelelawar ke kucing atau luwak sebelum menginfeksi manusia.
Sementara kasus MERS, virus corona menyebar melalui unta yang berfungsi sebagai inang.
4. Virus corona dapat melompat langsung ke manusia, tanpa bermutasi atau melewati spesies perantara.
Dilansir oleh Business Insider melalui Kompas.com, penyebaran virus corona bisa terjadi di pasar-pasar yang menempatkan manusia dengan hewan mati atau hidup di tempat yang sama.
Salah satu ilmuwan asal China, Vincent Munster mengindikasikan bahwa virus corona ini adalah virus kelelawar.
Berlainan dengan Munster, kelompok ilmuwan lainnya yang menyunting Journal of Medical Virology, spesies perantara dalam kasus ini diduga adalah ular kobra China.
Alasannya, analisis genetik lebih lanjut menunjukkan bahwa blok pembangun genetik virus corona Wuhan sangat mirip dengan ular.
Para peneliti berpikir bahwa populasi kelelawar dimungkinkan menginfeksi ular, yang kemudian menularkan virus tersebut kepada manusia.
Masih dari sumber yang sama, satu-satunya cara agar dapat memastikan sumber dari virus ini adalah dengan mengambil sampel DNA hewan-hewan yang dijual di pasar, ular, serta kelelawar di daerah tersebut.
Berikut ini beberapa hewan yang diduga menjadi penyebab menyebarnya virus corona.
1. Kelelawar
Kelelawar belakangan ini sering disebut sebagai hewan penyebab mewabahnya virus corona di Wuhan meskipun belum ada temuan pasti.
Hal ini disebabkan kelelawar pernah dianggap sebagai sumber utama inang virus corona SARS pada kisaran tahun 2002 silam.
2. Ular
Selain kelelawar, ular juga disebut-sebut sebagai hewan penyebar virus corona jenis baru di China.
Ular kobra dan krait adalah dua jenis ular berbisa yang banyak dijual di pasar hewan kota Wuhan.
Bahkan, kedua jenis ular ini terkadang dijual untuk dikonsumsi.
3. Unta
Unta juga jadi hewan yang disebut sebagai sumber virus corona penyebab MERS yang pertama kali ditemukan di Timur Tengah pada 2012 silam.
Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan RI sering mengimbau para jemaah haji agar berhati-hati dan menjaga jarak aman saat berinteraksi dengan unta.
4. Musang
Musang juga termasuk hewan yang diprediksi turut berkontribusi dalam penyebaran virus corona penyebab SARS.
Musang dianggap sebagai inang perantara dari virus corona yang dibawa kelelawar sebelum menyerang manusia.
Dapat menular melalui mata
Virus corona juga disebut bisa menular melalui mata.
Mengutip dari Kompas.com (25/1/2020), hal tersebut diungkapkan oleh seorang pakar medis dari China bernama Wang Guangfa.
Ia merupakan salah seorang pakar yang pernah membantu mengatasi wabah SARS di tahun 2003 silam.
Kendati demikian, ternyata Wang juga terjangkit virus corona saat berkunjung ke Wuhan dua pekan yang lalu.
Wang menduga dirinya tertular virus corona melalui mata.
Alasannya, meskipun telah mengenakan masker N95 serta pelindung lainnya, ia tak menggunakan pelindung mata.
Sepulangnya dari Wuhan, mata kirinya mengalami konjungtivis.
Tiga jam setelahnya, ia mengalami demam dan radang selaput lendir parah.
Setelah melakukan pengobatan flu biasa, ia memutuskan untuk tes virus corona dan hasilnya positif.
Wang pun berasumsi salah satu cara penularan patogen yang sudah menyebar di 12 negara itu adalah melalui mata. (TribunStyle.com/Panggayuh Gigih)
• Virus Corona Mewabah, Simak Video Viral Cara Penggunaan Masker Bedah yang Benar
• Update Terbaru Korban Virus Corona, 56 Tewas, 2000 Terjangkit, China Klaim Sudah Punya Obatnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/cara-penyebaran-virus-corona.jpg)