Update Instagram - Tombol IGTV Dihapus, Diduga Karena Kurang Populer, Terungkap Alasannya
Tips dan trik teknologi - Simak update terbaru Instagram - Tombol IGTV dihapus, diduga karena kurang populer. Simak alasannya berikut ini.
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Tips dan trik teknologi - Simak update terbaru Instagram - Tombol IGTV dihapus, diduga karena kurang populer. Simak alasannya berikut ini.
Apakah Anda melihat sesuatu yang berbeda dari Instagram?
Jika tidak mungkin memang penghapusan tombol atau konten dari IGTV - Instagram TV ini memang kurang populer.
Dilansir dari Kompas.com, tombol IGTV khusus yang biasa berada di sisi kiri tombol pesan langsung (direct message) sudah lenyap.
Dikabarkan alasannya adalah pengguna Instagram jarang membuka IGTV dengan menekan tombol itu.
• Berawal dari DM Instagram, Pria Ini Dirampok & Dibakar, Modus Wanita Ajak Mesum di Hotel
• Nasib Perempuan Harus Disidang Tagih Utang Rp 70 Juta Ibu Kombes di Instagram, 4 Tahun Tak Dibayar
Namun, IGTV sendiri sebenarnya tidak sepenuhnya hilang.
Pengguna masih bisa menemukan cuplikan (preview) IGTV di feed Instagram.
IGTV juga bisa ditemukan di tab eksplor atau langsung menuju profil kreator yang diinginkan.
"Kami selalu berusaha membuat Instagram sesederhana mungkin, jadi kami menghapus tombol IGTV berdasarkan temuan ini dan umpan balik dari komunitas kami," jelas perwakilan Instagram, dilansir dari TechCrunch, Senin (20/1/2020).
Pengguna juga bisa mencari konten IGTV di aplikasi standalone di Google Play Store jika diinginkan.
Sejak diluncurkan tahun 2018 lalu, aplikasi ini telah diunduh lebih dari satu juta kali di Amerika Serikat, menurut data dari Sensor Tower.
Jumlah ini jauh lebih kecil dibanding TikTok dalam periode yang sama di Amerika Serikat.
• Gelar Donasi Kebakaran Australia, Akun Instagram Model Tawarkan Kirim Foto Tanpa Busana Kini Hilang
• Pre-order Samsung Galaxy A71 Ludes, Inilah 5 Ponsel Harga Rp 6 Jutaan yang Tak Kalah Gahar
Dari sumber data yang sama, TikTok telah diunduh sebanyak 80,5 juta kali.
Popularitas IGTV memang cukup sulit terangkat, dan Facebook belum menemukan cara menaikkan sisi video dari aplikasi sosial media mereka.
Instagram pun sempat mengubah cara mempopulerkan IGTV dengan menyisipkan cuplikannya di feed Instagram.
IGTV juga memungkinkan penayangan video horisontal mulai Mei 2019.
Hal ini mengubah konsep awal dibentuknya IGTV, yakni menyuguhkan video panjang secara vertikal di perangkat mobile.
Belum diketahui apakah cara itu sukses mendongkrak penonton dan jumlah konten yang diunggah ke IGTV atau tidak.
• Cara Lengkap dan Mudah Membuat Best Nine Instagram 2019 untuk Android dan iPhone, Disertai Link
• Daftar Harga HP Vivo Terbaru Januari 2020, Vivo S1 Pro Fancy Sky Edisi Terbatas Seharga Rp 3,9 Juta
Bisa saja, minimnya monetisasi di IGTV menjadi salah satu alasan para kreator ogah mengunggah kontennya di IGTV dan tetap memilih YouTube.
Sebuah laporan yang dilansir Bloomberg menyebutkan bahwa satu-satunya dukungan finansial yang ditawarkan Facebook dan Instagram untuk pra kreator IGTV adalah penggantian biaya produksi, bukan iklan seperti di YouTube.
Tawaran itu pun hanya berlaku untuk beberapa selebriti dengan mekanisme kontrak.
Akan tetapi, tema dan konten yang diluncurkan di IGTV dibatasi.
Di dalam kontrak tersebut, para pembuat konten tidak diperbolehkan untuk membuat konten terkait politik, masalah sosial, atau seputar pemilu.
Dan benar saja semua ini mengarah pada monetisasi atau pendapatan iklan yang seharusnya bisa didapatkan dari video yang dibuat.
Dari laporan TechCrunch mereka mengatakan bahwa satu hal yang masih hilang adalah para 'selebgram' ini untuk mendapatkan uang langsung dari video IGTV.
Pengguna tidak bisa mendapatkan pembagian pendapatan iklan seperti dengan YouTube atau Facebook Watch.
Mereka juga tidak dapat menerima tips, donasi, atau menjual langganan konten eksklusif seperti di Facebook, Twitch, atau Patreon. (Tribunstyle/Dhimas Yanuar).
• WhatsApp Down Trending di Twitter, Pengguna Keluhkan Tak Bisa Kirim Gambar hingga Buat Status
• Waspadai dan Segera Hapus 17 Aplikasi Android Ini, Dianggap Memiliki Iklan Malware Berbahaya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/update-terbaru-instagram-tombol-igtv-dihapus-diduga-karena-kurang-populer-ini-alasannya.jpg)