Heboh Keraton Agung Sejagat
Raja & Ratu Keraton Agung Sejagat Akui 'Halu' dan Minta Maaf, Polisi Akan Periksa Kejiwaan Mereka
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat akhirnya mengakui kebohongannya dan akan diperiksa kondisi kejiwaannya.
Penulis: Vega Dhini Lestari
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Kebohongan demi kebohongan yang dilakukan oleh Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat, Toto Santoso dan Fanni Aminadia akhirnya terkuak.
Polisi akhirnya bisa membuat Toto Santoso dan Fanni Aminadia mengakui kebohongannya.
Sebelumnya, Toto Santoso dan Fanni Aminadia sempat mengaku mendapatkan wangsit bahwa mereka adalah keturunan kerajaan.
Seperti dilansir dari Kompas.com, bahkan Fanni Aminadia sempat ngotot mengatakan jika dirinya merasa benar-benar mendapatkan wangsit itu.
Sempat "halu", akhirnya Toto dan Fanni mengakui kebohongannya itu.
• Ganjar Pranowo Di-DM oleh Fanni Aminadia, Menunggu Balasan Sang Ratu Apakah Ini Goresan Terakhir?
• Curhat Anak Angkat Ratu Keraton Agung Sejagat Fanni Aminadia Setelah Ibunya Ditangkap: Mama Kuat
Akan tetapi walaupun keduanya sudah mengaku, pihak kepolisian tetap akan memeriksa kondisi kejiwaan mereka.
"Walau sudah mengakui kalau bohong, esok hari kita tetap akan melakukan pemeriksaan psikologisnya untuk dicek kondisi kejiwaan pelaku," ujar Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana, Senin 20 Januari 2020.
Kepolisian bersama sejumlah ahli sejarah telah memastikan bahwa Toto dan Fanni bukanlah keturunan garis ningrat dari kerajaan manapun.
"Sudah kita cek dan pastikan bahwa saudara Toto dan Fanni tidak mempunyai silsilah keturunan raja dan juga garis keturunan dari Kerajaan Mataram maupun Majapahit," jelas Iskandar.
Sementara itu Toto juga sudah menyatakan permintaan maafnya pada Selasa 21 Januari 2020.
"Pada kesempatan ini, saya mohon maaf karena Keraton Agung Sejagat yang saya dirikan itu fiktif.
Kemudian, janji kepada pengikut saya juga fiktif, selanjutnya telah membuat resah masyarakat Purworejo pada khususnya dan seluruh masyarakat pada umumnya," ujar Toto di Mapolda Jawa Tengah.
Sebelumnya Toto juga disebut pernah bergabung dengan Sunda Empire yang berpusat di Bandung Jawa Barat.
Hal ini disampaikan oleh salah satu pengurus Sunda Empire yang bernama Ki Ageng Ranggasasana.
Dalam tayangan yang diunggah YouTube KOMPASTV pada Senin 20 Januari 2020, Ki Ageng Ranggasasana menjelaskan bahwa Toto pernah bergabung di Sunda Empire.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/raja-ratu-keraton-agung-sejagat-akui-halu-dan-minta-maaf-polisi-akan-periksa-kejiwaan-mereka.jpg)