Banjir di Jakarta
Ungkapkan Keprihatinan, Hotman Paris Bandingkan Cara Tangani Banjir Ala Semarang vs DKI, Ini Bedanya
Hotman Paris membandingkan cara penanganan banjir ala Kota Semarang dan DKI Jakarta.
Penulis: Vega Dhini Lestari
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
TRIBUNSTYLE.COM - Hotman Paris membandingkan cara penanganan banjir ala Kota Semarang dan DKI Jakarta.
Banjir yang melanda DKI Jakarta dan sekitarnya terjadi karena hujan yang mengguyur sejak Selasa (31/12/2019) membuat Hotman Paris Hutapea merasa miris.
Hingga kini diketahui sejumlah titik di Jakarta masih terendam banjir dan proses evakuasi korban terus berjalan.
Menanggapi banjir di awal tahun yang melanda Jakarta, Hotman Paris mengunggah video untuk membandingkan cara penanganan banjir di Semarang dan DKI Jakarta.
Video berdurasi satu menit yang dibagikan ulang oleh Hotman Paris ke Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.
• Banjir Jabodetabek Genangi Rumah Duka, Hotman Paris Menangis: Mau Pergi Pun Tak Bisa Nyaman
• Wanita Tua Naik Genteng Gara-gara Banjir, Hotman Paris Terenyuh, Andaikan Dekat Hotman yang Manjat
Dalam video tersebut ditampilkan data yang menyebut jika 41,02% wilayah Kota Semarang adalah daerah rawan banjir.
Pemerintah Kota Semarang saat ini di bawah arahan Hendrar Prihadi melakukan upaya-upaya untuk menangani banjir yang setiap tahun menerjang Kota Lumpia itu.
Rupanya Pemkot Semarang membangun sistem pengendali banjir yang menyedot air ke dalam sebuah saluran jika debitnya sudah di atas batas wajar.
Alat tersebut bisa menyedot puluhan ribu liter air dalam waktu satu detik.
Sistem pengendali banjir ini juga dipantau oleh petugas selama 24 jam penuh.
Berkat diterapkannya sistem pengendali banjir ini, 82,6% wilayah di Kota Semarang kini sudah terbebas dari banjir.
Setelah membagikan video cara pengendalian banjir ala Kota Semarang, Hotman Paris membagikan video pidato Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dalam pidatonya itu Anies Baswedan menyampaikan pandangannya soal cara penanganan banjir di DKI Jakarta.
"Saya sampaikan di sini, di satu menyiapkan jalur-jalur air untuk dikirim ke laut, di sisi lain di lautnya dipasang dengan pulau reklamasi, tinggal tunggu waktu jadi rob, air balik," ujar Anies dalam video berdurasi 40 detik yang dibagikan oleh Hotman.
"Ini melawan Sunatullah, kenapa? Air itu turun dari langit ke bumi, bukan ke laut, harusnya dimasukkan ke dalam bumi, masukkan tanah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ungkapkan-keprihatinan-hotman-paris-bandingkan-cara-tangani-banjir-ala-semarang-vs-dki-ini-bedanya.jpg)