Breaking News:

Bebaskan Komunikasi Anak & Farhat Abbas, Nia Daniaty Tak Komentari Konflik Eks Suami vs Hotman Paris

Nia Daniaty Tak Batasi Komunikasi Anak & Farhat Abbas, Pelantun Gelas Gelas Kaca No Comment Konflik Hotman Paris - Eks Suami

Penulis: Yuliana Kusuma Dewi
Editor: Suli Hanna
Instagram/niadaniatynew
Nia Daniati 

Ya, Andar Situmorang merasa jika Law Firm Hotman Paris & Partners milik Hotman Paris telah melakukan dugaan suap sebesar Rp 69 miliar rupiah.

Tak segan-segan, rekan Farhat Abbas itu bahkan membeberkan kasus-kasus yang telah dilakukan Hotman Paris cs hingga berujung dugaan suap sebesar 69 miliar.

Pengakuan Andar Situmorang ini terlihat dalam tayangan di kanal YouTube Selebrita Siang di Trans7 pada Jumat (11/2019).

Dalam tayangan tersebut, Andar Situmorang tampak menjelaskan alasan melaporkan Hotman Paris ke KPK.

Rupanya, Andar Situmorang menduga Hotman Paris terlibat kasus suap mafia peradilan dan menerima sejumlah uang berkisar puluhan miliar rupiah.

"Kemarin dia saya laporin di KPK, konsultasi di KPK kemarin masalah suap Rp 69 miliar, soal mafia peradilan," kata Andar Situmorang.

"Itu sudah diterima (laporan saya).''

Andar Situmorang menegaskan, jika ia telah menyerahkan bukti-bukti ke KPK untuk memperkuat dugaannya itu.

"Saya serahkan bukti-bukti sama KPK, memang bukan dia si pelaku, bukan Hotman, tapi dia jadi markus (mafia korupsi) di situ," beber Andar Situmorang.

Selanjutnya, Andar Situmorang secara blak-blakan mengungkapkan jika adik kandung dan pihak-pihak yang ikut dalam grup Hotman Paris telah melakukan suap Rp 69 miliar.

Andar Situmorang merasa jika PT Kiani Kertas lolos dari ancaman pailit lantaran tim dari Hotman Paris telah menyuap hakim yang berwenang untuk mengadili sebesar Rp 69 miliar.

"Untuk seharusnya PT Kiani Kertas pailit, disuap sama grupnya dia (Hotman Paris), orangnya dia, pengacaranya dia, adiknya dia kandung, disuap majelis hakim Rp 69 miliar."

"Makanya kemarin saya serahkan ke KPK supaya diproses," lanjut Andar Situmorang.

Di sisi lain, Andar Situmorang menilai jika Hotman Paris telah mendengar dilaporkan ke KPK, pasti akan mengelak.

Kendati akan membantah, Andar Situmorang menggarisbawahi bahwa dugaan proses transaksi suap itu dilakukan di kantor milik Hotman Paris.

"Ya mungkin saja Hotman nanti bilang 'Bukan saya' ya benar bukan lo, tapi di kantor lo uang itu diantarkan kan," ucap Andar Situmorang.

Tak hanya itu, Andar Situmorang juga mengungkapkan sikap Hotman Paris kala diduga menerima suap.

Dikatakan Hotman Paris tak mau menerima suap Rp 69 miliar jika tidak secara tunai.

"Hotman tidak mau menerima cek atau transfer, maunya minta uang tunai dari PT Kiani Kertas.''

"Dan disuap itu sama hakimnya," pungkas Andar Situmorang. (TribunStyle.com/Sulastri)

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved