Beda Kota Beda Tradisi, Inilah 5 Tradisi Unik untuk Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW
Untuk memperingati Maulid Nabi, berbagai daerah di Indonesia memiliki tradisi sendiri-sendiri yang unik, berikut ini adalah 5 tradisi unik Maulid Nabi
Penulis: Anggie Irfansyah
Editor: Delta Lidina Putri
Untuk memperingati Maulid Nabi, berbagai daerah di Indonesia memiliki tradisi sendiri-sendiri yang unik, berikut ini adalah 5 tradisi unik Maulid Nabi
TRIBUNSTYLE.COM - Peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW atau yang biasa disebut dengan Maulid Nabi jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.
Biasanya, dirayakan dengan berbagai cara oleh umat Islam di berbagai wilayah di Indonesia.
Tahun ini, 12 Rabiul Awal 1441 Hijriyah jatuh pada Sabtu (9/11/2019) esok.
Umumnya Maulid Nabi dirayakan dengan mengadakan pengajian di masjid-masjid, menggelar lomba-lomba yang berhubungan dengan Islam dan lain-lain.
• Maulid Nabi Muhammad 2018 - Perlu Ketahui Kembali Sejarah Kesaksian Kenabian Muhammad SAW
• Maulid Nabi 2018 - 12 Peristiwa Luar Biasa Jelang Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Langit Penuh Cahaya!
Tetapi, berbagai daerah di Indonesia memiliki perayaan yang unik dan berbeda dengan perayaan di daerah-daerah lain.
Perayaan Maulid Nabi di berbagai daerah sudah menjadi adat Istiadat yang sudah ada berabad-abad lampau.
Selain menjadi perayaan keagamaan dan adat, perayaan Maulid Nabi di berbagai daerah ini juga mengundang banyak wisatawan.
Berikut ini adalah rangkuman dari perayaan Maulid Nabi yang dirayakan di berbagai daerah di Indonesia.
1. Grebeg Maulid (Yogyakarta)
Grebeg Maulid merupakan acara puncak dari serangkaian acara yang dilaksanakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Yogyakarta.
Pada acara ini, tujuh gunungan dikeluarkan dari Keraton untuk dibawa ke Masjid Gede Kauman, lalu diarak menuju Kepatihan dan Puro Pakualaman.
Tujuh gunungan tersebut kemudian nantinya akan diperebutkan oleh masyarakat yang menonton.
Gunungan tersebut memiliki nama masing-masing, yaitu Gunungan Putri, Kakung, Darat, Gepak dan Pawuhan.
2. Ngalungsur Pusaka (Garut, Jawa Barat)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/grebegmaulud.jpg)