Deretan Dampak Cahaya Layar HP bagi Mata di Malam Hari, Mulai Susah Tidur hingga Kanker
Dampak mengerikan yang disebabkan Cahaya Layar HP bagi Mata di Malam Hari, Mulai Susah Tidur hingga Kanker
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Delta Lidina Putri
Dampak mengerikan yang disebabkan cahaya layar ponsel bagi mata di malam hari, mulai susah tidur hingga kanker
TRIBUNSTYLE.COM - Tak dipungkiri lagi, kebanyakan pengguna ponsel sering memainkan ponselnya ketika malam hari.
Perilaku tersebut akan mengganggu kesehatan pada mata.
Tidak hanya pada mata, ternyata efek melihat layar ponsel juga berdampak buruk pada otak dan tubuh manusia.
Dikutip dari Kompas.com, menurut studi dari Harvard Publications, tubuh manusia memiliki siklus natural untuyk tetap terjaga pada siang hari dan terlelap pada malam hari.
Ketika terpapar cahaya layar ponsel kita, secara tidak langsung siklus tersebut akan berubah dan rusak.
Tak hanya rusak, hal tersebut akan berdampak pada otak sebab otak akan kebingungan apakah ini waktunya tidur atau terbangun.
Apalagi ketika bermain ponsel, cahaya ponsel akan menarik perhatian pengguna untuki terus melihat konten-konten yang ada di dalamnya.
Banyak kasus yang kita temukan sehari-hari.
Seseorang tidak akan bisa tidur lebih awal disebabkan ponsel yang terus digunakan.
Dampaknya pada otak, otak akan berhenti memproduksi melatonin.
Melatonin, hormon yang merangsang tubuh untuk tidur.
• Pangeran Harry, Meghan Markle, dan Putri Eugenie Ucapkan Selamat Halloween
Jika produksi melatonin terganggu, siklus tidur akan sangat terganggu.
Rasanya seperti ketika mengalami penat terbang dengan kata lain seperti jet lag.
Dilansir oleh Business Insider via Kompas.com melaporkan, beberapa dampak negatif yang diakibatkan oleh paparan cahaya layar ponsel.
1. Cahaya ponsel anak mengurangi intensitas mata untuk berkedip.
Mata akan merasa tegang, iritasi, kekeringan, hingga mata kabur.
2. Berkurangnya hormon melatonin yang membuat kita susah tidur.
Tak hanya itu, siklus istirahat otak juga akan terganggu.
Ingatan akan melemah karena otak kurang istirahat.
3. Tak hanya melatoni, hormon pengontrol rasa lapar juga akan terganggu.
Hasilnya, kita akan merasakan lapar terus-terusan sehingga kita mengalami obesitas.
• Berita Hoax Dapat Bahayakan Kesehatan Mental, Ini Penjelasan dan Solusinya
4. Untuk jangka panjang, kekurangan hormon melatonin akan membuat sulitnya pengembangan nuerotoxin sehingga otak sulit berkembang.
Dampak yang paling mengerikan adalah penyakit kelupaan alzheimer.
5. Kita akan sulit belajar dikarenakan otak akan bekerja lebih lambat dan sulit untuk menerima dan menangkap hal-hal baru.
6. Tingkat hormon melatonin yang diproduksi tubuh rendah akan berpotensi mendatangkan gangguan psikologis seperti depresi, kanker payudara, dan prostat.
7. Menurut penelitian, jika kita sedang berkonsentrasi pada suatu hal, sebaiknya jauhkan diri dari smartphone.
Sebab ponsel dapat mereduksi kapasitas kognitif dan kemampuan untuk fokus. (TribunStyle.com/Nafis Abdulhakim)
Stop Bermain Ponsel di Ruang Gelap! Risikonya Bisa Rusak Retina hingga Terkena Kanker
Siapa yang masih suka bermain HP sebelum tidur, apalagi saat lampu kamar sudah dimatikan?
Setelah kamu baca artikel ini lebih baik tinggalkan kebiasaan itu sebelum hal buruk terjadi terhadapmu.
Bisa-bisa kamu menyesal seumur hidup.
Melansir laman Instagram @dokter_pedia, berikut sebab-sebab mengapa kamu harus menghentikan kebiasaan bermain hp atau gadget lainnya dalam gelap:
1. Merusak Retina
Dampak ini sudah banyak diketahui oleh orang, namun sering diabaikan karena merasa bukan dampak yang besar.
Namun, kalau hal tersebut sering dilakukan akan sangan berbahaya lho.
Layar telepon genggam memancarkan sinar biru atau blue light, yang digolongkan sebagai high-energy visible light (HEV), yaitu sinar tampak dengan panjang gelombang yang relative pendek (415 – 155 nanometer) dan tingkat energi tinggi.
Paparan langsung sinar biru kepada mata dapat menembus bagian luar mata hingga bagian dalam, sehingga menimbulkan efek jangka panjang berupa kerusakan pada retina.
2. Kurang Tidur
Dirasakan atau tidak, saat kamu akan tidur dan malah memandang layar hp, justru rasa kantukmu hilang.
Ternyata sinar biru juga bersifat supresif terhadap produksi melatonin, yaitu hormon yang mengatur siklus bangun dan tidur.
Secara kimiawi, hormon melatonin menyebabkan rasa kantuk dan menurunkan suhu tubuh.
Produksi melatonin ini dapat dihambat oleh cahaya dan diinduksi oleh gelap.
Maka itu, memainkan gadget dalam gelap dapat menyebabkan penggunanya kesulitan tidur.
3. Meningkatkan Resiko Kanker
Menatap layar ponsel dalam gelap secara terus menerus juga dapat menimbulkan resiko terkena kanker.
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Cancer Prevention, paparan sinar biru akan meningkatkan resiko kanker payudara pada wanita hingga 17 persen.
Para peneliti mengungkapkan bahwa hal tersebut disebabkan oleh cahaya biru yang menekan produksi melatonin (hormon yang juga berfungsi untuk ‘menidurkan’ sel-sel kanker) dan meningkatkan produksi hormon estrogen yang memicu kanker payudara.
4. Melemahkan Otak
Paparan layar ponsel pada tubuh manusia secara terus menerus dapat mengakibatkan kurang tidur.
Kondisi tersebut menimbulkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya melemahnya daya ingat.
Ketika tubuh tidak mendapat tidur yang cukup, konektivitas neuron di hippocampus (bagian sistem otak besar yang memerintah berbagai fungsi tubuh) akan melemah, sehingga daya ingat akan menurun.
5. Meningkatkan Resiko Depresi
Sebagai efek lanjutan dari kurang tidur yang disebabkan oleh paparan sinar biru, pengguna ponsel dalam gelap akan memiliki resiko tinggi untuk mengidap depresi.
Hal ini karena sinar biru menekan.
Demi kesehatan, yuk guys jangan bermain hp saat di ruangan gelap. (TribunWow.com/Tinwarotul Fatonah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/wanita-ponsel-rebahan.jpg)