Viral Hari Ini

Viral - Paksa Anak Tiri Mengemis Sejak 6 Tahun, Uang Dipakai Orangtua Beli Sabu & Main Judi

Viral - Paksa Anak Tiri Mengemis Sejak 6 Tahun, Uang Dipakai Orangtua untuk Beli Sabu & Main Judi

Viral - Paksa Anak Tiri Mengemis Sejak 6 Tahun, Uang Dipakai Orangtua Beli Sabu & Main Judi
dailypost
(ilustrasi) 

Sebuah kisah viral hari ini tentang seorang anak yang dipaksa orangtuanya untuk mengemis.

Hasil uang mengemis sang anak tiri tersebut dipakai orangtua untuk membeli sabu dan bermain judi.

Kasus tersebut terungkap dari cerita teman-teman sang anak.

TRIBUNSTYLE.COM - Kisah viral hari ini tentang seorang anak di Aceh berinisial MS yang dipaksa orangtuanya, MI dan UG untuk mengemis.

Hasil uang mengemis MS digunakan untuk MI dan UG membeli sabu dan bermain judi.

Informasi tersebut diungkapkan oleh seorang bintara pembina desa (Babinsa) Serda Maulana pada Jumat (20/9/2019) silam.

Polisi membawa tersangka UG, ibu yang menyuruh anaknya mengemis di Mapolres Lhokseumawe, Aceh, Jumat (20/9/2019)
Polisi membawa tersangka UG, ibu yang menyuruh anaknya mengemis di Mapolres Lhokseumawe, Aceh, Jumat (20/9/2019) ((KOMPAS.com/MASRIADI))

Viral Anaknya Dipukuli Polisi hingga Tewas, Ungkapan Pilu Ayah Zaenal Lebih Baik Penjara 10 Tahun

Viral Video Seorang Pria Tewas Saat Lamar Kekasihnya di Bawah Laut, Kamu Tak Mendengar Jawabanku

“Korban MS, dipaksa mengemis, dan uangnya dipakai kedua orang tuanya untuk mengisap sabu-sabu. Cerita ini diakui oleh, MI dan UG,” kata Serda Maulana dilansir TribunStyle dari Kompas.com.

Berdasarkan hasil penyelidikan dari Kasat Reskrim Polre Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang, kejadian yang termasuk dalam eksploitasi anak tersebut sudah terjadi selama 2 tahun.

Awalnya MS tidak mau mengikuti perintah orangtuanya, namun MI dan UG lantas memukuli sang anak tiri hingga mau mengemis.

MS mengemis di sejumlah kafe dan toko di Kota Lhokseumawe.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Yuliana Kusuma Dewi
Editor: Amirul Muttaqin
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved