Kisah Inspiratif

Kisah Marsius Sitohang Jadi Dosen USU Padahal Tak Lulus SD, Masa Lalunya Pernah Jadi Tukang Becak

Perjuangan Marsius Sitohang untuk meraih kesuksesan hanya dengan melestarikan musik tradisional Batak.

Kolase Kompas/YouTube- El Condor Pasa Enterprise
Marsius Sitohang 

Sejak kecil, ia menggeluti opera Batak khususnya alat musik seruling.

Masa kecil Marsius pun hanya menghabiskan waktu untuk bermain seruling di Palipi daerah Danau Toba.

Hingga akhirnya, ia memilih untuk merantau ke Medan untuk mencari pekerjaan demi permasalahan ekonomi yang dihadapi.

Di Medan Marsius sempat menjajaki profesi sebagai tukang becak.

Suatu ketika di tahun 1980-an Marsius yang masih aktif dengan opera Bataknya diundang dalam acara seminar.

Dilansir dari laman Kebudayaan.kemendikbud.go.id pria kelahiran 1 April 1953 itu menghadiri acara seminar musik tradisional di Taman Budaya Medan.

Bersama 5 orang pemain musik, Marsius tampil di acara tersebut.

Penampilan Marsius disaksikan Rizaldi Siagian MA, seorang ahli musik tradisional (etnomusikolog) sekaligus pengajar di jurusan etnomusikologi Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara (USU).

Rizaldi Siagian MA sangat mengagumi penampilan Marsius dan menawarinya untuk menjadi tenaga pengajar pembantu di USU.

Kebetulan saat itu mata kuliah praktek pertunjukan dari Batak Toba di jurusan Etnomusikologi USU sangat lemah.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Desi Kris
Editor: Suli Hanna
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved