Breaking News:

Niat Mandi Junub / Mandi Wajib Lengkap dengan Tata Cara yang Dijelaskan Ustaz Khalid Basalamah

Inilah niat Mandi Junub / Mandi Wajib secara lengkap. Simak juga tata cara Mandi Junub yang dijelaskan Ustaz Khalid Basalamah.

Tayang:
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Desi Kris

Inilah niat Mandi Junub atau Mandi Wajib secara lengkap, karena haid, nifas serta hubungan suami istri.

Selain bacaan niat, simak juga penjelasan dari Ustaz Khalid Basalamah mengenai tata cara Mandi Junub.

Apakah ada perbedaan Mandi Junub untuk wanita dan laki-laki? simak yuk penjelasan Ustaz Khalid Basalamah !

TRIBUNSTYLE.COM - Mandi Junub atau Mandi Wajib merupakan kewajiban seorang muslim untuk membersihkan diri dari hadas besar.

Seperti yang diketahui, hadas kecil dapat disucikan dengan berwudhu.

Sedangkan Hadas besar wajib dibersihkan dengan melakukan Mandi Junub / Mandi Wajib.

Mandi Junub menjadi hal yang wajib dilakukan jika terjadi beberapa hal seperti keluar air mani (mimpi basah bagi pria), berhubungan suami istri, bertemunya dua kemaluan meski tidak keluar air mani dan berhentinya darah haid dan nifas.

Ustaz Abdul Somad Jelaskan Tata Cara Mandi Junub / Mandi Wajib Sesuai Sunnah, Simak juga Niatnya!

Apakah Ada Perbedaan Tata Cara Mandi Junub Pria & Wanita? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Jika tidak melakukan Mandi Junub, tubuh dianggap masih najis dan tentunya belum bisa melakukan ibadah wajib sebagai seorang muslim.

Kemudian bagaimana bacaan niat Mandi Junub?

Instagram/hhijrahul.ienien
Instagram/hhijrahul.ienien ()

Dikutip TribunStyle.com dari wisatanabawi.com, berikut bacaan niat Mandi Junub secara lengkap :

Niat Mandi Junub secara Umum

Bahasa Arab

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Latinnya :

“Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aala.”

Artinya :

“Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadast besar fardhu karena Allah ta’aala.”

Setelah Mandi Junub Apa Diharuskan untuk Wudhu? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Niat Mandi Junub Setelah Haid, Hubungan Intim, Mimpi Basah, Tata Cara Laki-laki dan Perempuan

Niat Mandi Junub Setelah Haid

Bagi wanita yang selesai menstruasi atau datang bulan atau haid wajib untuk melakukan Mandi Junub.

Berikut Bacaan Niatnya dalam Bahasa Arab :

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

Latinnya :

“Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Haidil Lillahi Ta’ala.”

Artinya:

“Aku niat mandi wajib untuk mensucikann hadast besar dari haid karena Allah Ta’ala.”

Niat Mandi Junub Setelah Nifas

Nifas adalah keluarnya darah dari rahim seorang wanita karena melahirkan atau setelah melahirkan.

Selama masa nifas, seorang wanita dilarang melaksanakan salat, puasa, dan berhubungan dengan suaminya.

Berikut Niatnya dalam Bahasa Arab:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى

Latinnya:

“Nawaitul Ghusla Liraf il Hadatsil Nifasi Lillahi Ta’ala.”

Artinya:

“Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadast besar dari nifas karena Allah ta’ala”

Tata cara Mandi Junub berdasarkan penjelasan Ustaz Khalid Basalamah.
Tata cara Mandi Junub berdasarkan penjelasan Ustaz Khalid Basalamah. (greenenergyofsanantonio.com/Kolase TribunStyle)

Tata Cara Mandi Junub Berdasarkan Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Dikutip TribunStyle.com dari Media Sunnah Jakarta, berikut penjelasan Ustaz Khalid Basalamah soal Mandi Junub :

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa tata cara mandi wajib bagi pria dan wanita adalah sama atau tidak ada bedanya.

Berikut Tata Cara Mandi Junub yang dijelaskan sang Ustaz :

- Pertama, membasuh telapak tangan sebanyak tiga kali.

- Setelah itu membasuh wajah tiga kali.

- Kemudian membersihkan kemaluan dari kotoran sisa.

- Setelah membasuh, baru melakukan wudhu seperti hendak sholat.

- Selesai berwudhu, kembali mengambil air dan menyela sisi kanan kepala sampai terasa di kulit kepala.

- Kemudian itu siram sisi kanan badan dan mengguyur badan secara keseluruhan.

Ustaz Abdul Somad Jelaskan Tata Cara Mandi Wajib / Mandi Junub Memakai Debu Jika Tidak Ada Air

Niat & Tata Cara Mandi Junub / Mandi Wajib Lengkap dengan Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Ustaz Khalid Basalamah juga memberikan penjelasan boleh tidaknya menggunakan tambahan sabun atau shampo saat Mandi Junub.

Dikatakan sang Ustaz, boleh menggunakan sabun atau shampo.

Dijelaskan juga bahwa sebagian ulama menganjurkan untuk mencuci kaki ketika mandi junub, karena dikhawatirkan masih ada sisa-sisa kotoran tertumpuk di kaki. (TribunStyle/Listusista)

Yuk Subscribe Channel YouTube TribunStyle :

Like Facebook TribunStyle :

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Ustaz Khalid BasalamahMandi Junubmandi wajib
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved