Apakah Ada Perbedaan Tata Cara Mandi Junub Pria & Wanita? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah
Inilah penjelasan Ustaz Khalid Basalamah mengenai ada tidaknya perbedaan cara mandi junub antara pria dan wanita.
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Irsan Yamananda
TRIBUNSTYLE.COM - Inilah penjelasan Ustaz Khalid Basalamah mengenai ada tidaknya perbedaan cara mandi junub antara pria dan wanita.
Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan mengenai mandi junub yang wajib dilakukan bagi umat muslim yang mengalami mimpi basah, berhubungan suami istri / hubungan intim atau berhubungan suami istri.
Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah mengenai mandi junub ini lebih ke tata caranya.
Mndi junub atau mandi wajib menjadi kewajiban seorang muslim untuk membersihkan diri dari hadas besar.
Hadas kecil dapat disucikan dengan berwudhu, sedangkan untuk hadas besar wajib dibersihkan dengan melakukan mandi junub.
Selain wajib dilakukan bagi umat muslim yang mengalami mimpi basah serta melakukan hubungan suami istri, mandi junub juga wajib dilakukan jika darah haid dan nifas telah berhenti.
Selain itu, bertemunya dua kemaluan meski tidak keluar air mani juga harus melakukan mandi junub.
• Malam Jumat Berlalu, Setelah Mandi Junub Apa Perlu Berwudhu? Ustaz Abdul Somad Menjelaskan
Jika tidak melakukan mandi junub, tubuh dianggap masih najis dan tentunya belum bisa melakukan ibadah wajib sebagai seorang muslim, seperti sholat maupun mengaji.
Mengenai tata cara mandi junub, banyak yang masih bingung apakah ada perbedaan antara pria dan wanita.
Ustaz Khalid Basalamah memberikan penjelasan soal ada tidaknya perbedaan mandi junub antara pria dan wanita.

Dikutip TribunStyle.com dari Media Sunnah Jakarta, berikut penjelasan Ustaz Khalid Basalamah soal mandi junub :
Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa tata cara mandi wajib bagi pria dan wanita adalah sama.
"Tidak ada bedanya, sama saja," ujar Ustaz.
Pada mulanya, membasuh telapak tangan sebanyak tiga kali.
Setelah itu membasuh wajah tiga kali.