Breaking News:

Status Gunung Slamet Naik, Normal ke Waspada, Warga & Wisatawan Dihimbau Tidak Berada di Radius 2 Km

Status Gunung Slamet naik dari normal menjadi waspada, warga dan wisatawan dihimbau menjauh dan tidak berada di radius 2 km.

KOMPAS.com/Ari Himawan Sarono
Ilustrasi: Gunung Slamet meletus mengeluarkan asap hitam bercampur uap air pada Kamis (13/33/2014) sekitar pukul 07.00 WIB 

"Getaran Tremor ini masih terjadi hingga saat pelaporan. Energi kegempaan terdeteksi meningkat,secara gradual, " ujar Kasbani dilansir TribunStyle dari Tribunnews.

Gunung Slamet terlihat dari Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
Gunung Slamet terlihat dari Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. ((Fadlan Mukhtar Zain))

Serta terjadi peningkatan suhu mata air panas di tiga lokasi sekitar Gunung Slamet.

"Pengukuran suhu mata air panas pada tiga lokasi juga menunjukkan nilai 44,8 hingga 50,8 derajat Celsius. Nilai ini pada pengamatan jangka panjang berfluktuasi dan menunjukkan kecenderungan naik dibandingkan dengan pengukuran sebelumnya," ujar Kasbani dilansir TribunStyle dari Tribunnews.

Sampai saat ini status Gunung Slamet masih dalam tingkat waspada belum naik ke awas.

"Ada potensi untuk terjadi erupsi. Namun acamannya hanya dalam radius 2 km dari kawah aktif. Belum sampai awas, masih waspada," ujar Kasbani dilansir TribunStyle dari Tribunnews.

Meski terjadi kenaikan status aktivitas, belum ada gejala terjadi erupsi Gunung Slamet.

"Namun secara visual belum teramati adanya gejala erupsi. Potensi erupsi dapat terjadi sewaktu-waktu," kata Kasbani dilansir TribunStyle dari Tribunnews. (TribunStyle.com/Yuliana Kusuma)

Gunung Tangkuban Parahu dan legenda Sangkuriang
Gunung Tangkuban Parahu dan legenda Sangkuriang (Lakshmi Sharath)

Tangkuban Parahu Erupsi, Legenda Sangkuriang dan Dayang Sumbing Jadi Viral, Ahli Vulkanologi Bicara

Setelah Gunung Tangkuban Parahu erupsi pada Jumat sore 26 Juli 2019, legenda Sangkuriang dan Dayang Sumbing kembali jadi obrolan hangat. Antara mitos, legenda, jangan lupa menyimak sisi ilmiah penjelasan ahli vulkanologi, Surono. 

Agar Gunung Tangkuban Parahu bisa dipotret utuh dari mitos dan faktaa-faktanya....

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Yuliana Kusuma Dewi
Editor: Mohammad Rifan Aditya
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved