Breaking News:

Gempa Banten

UPDATE Gempa Banten 7,4 SR Malam ini, BMKG Mengakhiri Peringatan Dini Tsunami, Ini Pertimbangannya

BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa Magnitudo 7.4, Jumat (2/8/2019) pukul 19:03:25 WIB di sekitar Banten

Tayang:
Editor: Mohammad Rifan Aditya
USGS/Kompas.com
Peta lokasi gempa di perairan Banten, Jumat (2/82019) malam. 

Menurut Rahmat, setelah terjadinya gempa, BMKG terus memantau potensi tsunami.

Namun demikian, setelah 40 menit gempa melanda, BMKG tak melihat perubahan muka air laut.

"Kami masih pantau, sampai sekarang kami belum melihat perubahan muka air laut. Kami berharap tak ada tsunami," kata dia.

Rahmat mengimbau warga di daerah yang masuk dalam level siaga dan waspada tsunami agar menjauhi pantai.

"Jika tak ada perubahan dalam waktu dua jam, mungkin akan kita akhiri (peringatan tsunami)," tukasnya.

Warga Sumur lari ke tempat tinggi

Ketenangan malam di daerah Sumur, Pandeglang, Banten berubah, menjadi kepanikan saat gempa bumi magnitudo 7,4 mengguncang, Jumat (2/8/2019) sekitar pukul 19.05 WIB.

Warga panik dan segera berhamburan keluar rumah setelah merasakan gempa yang dirasakan sangat kuat.

Trauma kejadian gempa dan tsunami pada akhir Desember 2018 lalu masih kuat dalam ingatan warga Sumur.

Karena itu warga langsung melarikan diri dan menyelamatkan diri menuju dataran lebih tinggi.

"Semua pada melarikan diri, menyelamatkan diri masing-masing. Karena kita masih trauma. Apalagi pusat gempa ada di Sumur," kata Warga Sumur, Pandeglang, Banten, Nyai Nuraesih, ketika diwawancarai Kompas TV, Jumat (2/8/2019).

 

Kini, setelah gempa berselang, semua masyarakat sudah tidak ada lagi di pinggir pantai.

Semua sudah mengevakuasi diri dan berada di daerah dataran tinggi.

Dia bersyukur tempat ia tinggal jauh dari garis pantai dan berada di daratan yang relatif lebih tinggi.

Warga banyak berada di sekitar wilayah dekat ia tinggal.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Tags:
fakta-fakta gempa Bantengempa bumi BantenUpdate Gempa Hari IniGempa berpotensi tsunami
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved